banner 728x90

Pedagang Tolak Pelaku Usaha Retail Kelompok Alfa dan Indo

banner 728x90

Salah satu toko pelaku lokal UMKM yang berkembang di Mamuju Tengah. (Dok. Fhatur Anjasmara)

 

Mateng, Katinting.com – Saat ini, sejumlah pedagang di Mamuju Tengah, resah, karena beredar isu, bahwa Pemkab Mamuju Tengah, telah memberikan isin pembukaan usaha toko retail sekelas kelompok usaha Alfamidi dan Indomart.

Menurut para pedagang di Mamuju Tengah, bahwa masuknya pelaku usaha kelompok Alfa dan Indo di Mamuju Tengah, akan memberikan dampak buruk kemerosotan pendapatan para pelaku usaha lokal.

“Karenanya kami berharap, kepada pemerintah kiranya dapat mendengarkan aspirasi kami para pedagang lokal, agar tak membuka pintu kepada pelaku usaha retail kelompok Alfa Midi dan Indomart, sebab bisa mematikan usaha kami sebagai pedagang lokal” tolak Tahir Paloh, salah seorang pedagang di Topoyo, Selasa (21/09).

Ia menuturkan bahwa dalam beberapa hari ini, beredar kabar dikalangan para pedagang, akan rencana masuknya pelaku usaha dari kelompok retail, diwilayah Mamuju Tengah.

“Untuk itu, harapan kami, kepada Pemkab Mamuju Tengah, kiranya, memastikan tak membuka pintu masuknya kelompok usaha retail sekelas Alfamidi dan Indomart” tutur Tahir.

Upaya konfirmasi laman ini, kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Bahri Hamzah, mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu, pernah ada usulan yang masuk di Dinas PTSP yang kemudian di teruskan kepada Disperindag.

“Setelah kami lakukan kajian, kami ajukan ke Bupati, akan tetapi, sampai saat ini, Bupati belum memberikan respon” singkat Bahri.

Sementara itu, untuk memastikan apakah benar Pemkab Mamuju Tengah, menyetujui, masuknya, pelaku usaha kelompok Alfamidi dan Indomart, laman ini mencoba mengkonfirmasi ke Sekertaris Kabupaten Mamuju Tengah, dari Sekkab Mamuju Tengah, Askary Anwar, membantah kalau Pemkab telah memberikan izin dan pintu masuk.

“Belum ada itu, setahu kami, para pelaku UMKM di Mamuju Tengah, di fasilitasi untuk menggunakan marketplace, misalnya kerjasama dengan bukalapak.com, tokopedia.com, dan market place yang setara, jadi tidak benar kalau kami sudah memberikan izin dan membuka pintu bagi pelaku usaha seperti Alfamidi dan Indomart” singkat Askary lewat pesan pagernya.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pedagang Tolak Pelaku Usaha Retail Kelompok Alfa dan Indo"