banner 900x90

Panwaslu Bala-balakang Berharap Masyarakat Terlibat Aktif Sukseskan Pemilu 2019

banner 900x90

FGD yang dilaksanakan Panwaslu Kecamatan Bala-balakang. (Ist.)

Mamuju, Katinting.com – Panwaslu Kecamatan Bala-balakang, Kabupaten Mamuju, menggelar Forum Group Discussion (FGD) Pengawasan Pemilu Partisipatif yang pesertanya dari unsur warga, pemuda dan mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Bala-balakang.

Saleh, Ketua Panwaslu Kecamatan Bala-balakang, mengatakan, kegiatan ini untuk bagaimana masyarakat mengambil peran penting dalam menyukseskan Pemilu tahun 2019 mendatang.

Kegiatan FGD yang dilaksanakan di Hotel Anugrah Jl. Monginsidi Mamuju, Selasa (04/12), menurut Saleh, sangat diperlukan, mengingat berbagai macam permasalahan yang dihadapi Panwaslu Kecamatan Bala-balakang untuk menyukseskan Pemilu.

“Kondisi geografis kita yang berupa pulau-pulau, maka sarana transfortasi juga cukup sulit bagi kita untuk menjangkau semua daerah, oleh karenanya perlu kita cari solusinya dalam acara sosialisasi FGD ini,” ujar saleh.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Mamuju, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL), Siti Mustikawati menuturkan, saat ini banyak masyarakat maupun pemuda yang tidak peduli akan Pemilu. Padahal diketahui pemuda merupakan penerus bangsa bangsa harus membuka mata terhadap persoalan partisipatif untuk memyukseskan pemilu.

“Karena saat ini banyak pemuda yang apatis dengan Pemilu, mereka tidak mau ambil pusing dengan Kepemiluan,” tutur Siti Mustikawati.

Partisipasi dari masyarakat maupun pemuda sangat dibutuhkan untuk menyukseskan Pemilu, terutama dalam bentuk pengawasan pelanggaran dalam proses Pemilu.

“Kita di Bawaslu ini memiliki keterbatasan dalam hal personil, mengingat luas wilayah kerja kita, sehingga peran aktif masyarakat untuk melaporkan pepanggaran Pemilu sangat kami perlukan untuk menindak setiap pelanggaran,” ujar Mustika.

Mustika juga mengatakan, partisipasi masyarakat dalam hal pengawasan sangat penting untuk menyukseskan Pemilu dan menghasilkan wakil rakyat yang berkualitas.

“Apabila masyarakat aktif dalam pengawasan, maka dapat menghasilkan wakil rakyat berkualitas,” pungkasnya.

(*/Zulkifli)

banner 900x90
Berita Sulbar
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.