banner 728x90

Namruh Asdar, Pandangan Islam Mengenai Gerhana Matahari

1157 views
banner 728x90
Namruh Asdar

Namruh Asdar

Katinting.com, Mamuju – Pembukaan acara Sikammung dan Legenda Gerhana Matahari yang menjadi agenda tradisional event Sulawesi Barat dalam menyambut Gerhana Matahari Total dibuka di Anjungan Pantai Manakarra, yang dihadiri penggagas kegiatan Inspirasi 2085 Irvan Basri, Sekda Kabupaten Muh. Daud Yahya, Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Hj. St. Suraedah Suhardi, Perwakilan Polres Mamuju AKP Muzakkir, Perwakilan Kodim Agus dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Ditemui usai pembukaan, menanggapi kegiatan dari perspektif agama, H. Namruh Asdar S.Ag mengatakan bahwa, didalam syariat Islam jika terjadi gerhana matahari dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnat 2 rakaat, kemudian dilanjutkan untuk berkhutbah, yang menurutnya tidak ada hal yang lain disyariatkan dalam Islam kecuali 2 hal tersebut.

“Kita juga dianjurkan untuk berdzikir dan bersedekah selain melakukan shalat sunnat dan berkhutbah,” ucapnya tokoh agama yang bekerja di Kemenag Kabupaten Mamuju itu.

Menanggapi apakah tidak bersebrangan kegiatan dilaksanakan pada hari ini dalam penyembutan gerhana matahati dengan menampilkan seni budaya, ia mengatakan kalau sebenarnya Rasulullah SAW  menyampaikan kalau gerhana matahari ini adalah bukti kebesaran Allah SWT, bukan mendatangkan bencana.

“Gerhana matahari ini, bagaimana kita memperbanyak istigfar kepada Allh SWT dan melakukan sedekah, dengan melihat tanda-tanda kebesaranNYA, dalam hal ini gerhana matahari yang akan terjadi dalam waktu dekat ini,” tuturnya.

Ia melanjutkan kalau gerhana matahari ini jangan dinilai sebagai mistik atau dinilai yang aneh-aneh seperti mendatangkan musibah, tutupnya. (R/Anhar Toribaras)

 

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.