banner 900x90

Musrenbang Kecamatan Sampaga, Habsi Himbau Pelayanan Tanpa Membeda-bedakan

banner 900x90
Camat Sampag memberi sambutan saat Musrenbang di Sampaga

Camat Sampaga memberi sambutan saat Musrenbang 

Katinting.com, Mamuju – Sebagai salah satu daerah transmigrasi dan multi etnis Kecamatan Sampaga di diami berbagai suku. Sehingga membutuhkan perhatian untuk peningkatan kesejateraan masyarakat, terang Camat Sampaga, Agung Pattola mengakui.

Agung menyebutkan, mayoritas masyarakat sampaga bekerja sebagai petani baik itu petani sawah, kebun, laut dan tambak. Selain itu juga ada yang berkecimpung di dunia usaha. Namun jumlah Pegawai Negeri Sipil masih tergolong sedikit, katanya Saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, yang berlangsung di pelataran Kantor Camat Sampaga, pada Senin, (07/03).

Peserta Musrenbang Kecamatan Sampaga

Peserta Musrenbang Kecamatan Sampaga

Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid mengatakan, bukan hanya suku yang beragam di Kecamatan Sampaga melainkan juga agama dan budaya. Dari itu, menurutnya kerukunan umat beragama harus dibangun dengan baik. Berikut, memberikan pendekatan kepada masyarakat dengan pelayanan yang sama tanpa membeda-bedakan sukunya.

Peningkatan pelayanan dimulai dari tingkat desa, lanjut Habsi. Perangkat desa harus memahami apa sesungguhnya kewenangannya yang telah diatur dalam undang-undang.

“Kalau di tingkat desa sudah mengetahui bagaimana kewajibannya sesuai undang-undang, mereka pasti tahu bagaimana memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian pada tingkat kecamatan, harus dibangun sinkronisasi yang harmonis antara pemerintah tingkat desa dan kecamatan,” jelas Habsi Wahid.

Selepas kegiatan Musrenbang dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2017, saat bertolak dari Kecamatan Sampaga menuju Mamuju, Habsi Wahid menyempatkan waktunya bertatap muka dengan masyarakat Topore, Kecamatan Papalang, dalam kegiatan Maulid Nabi. Ia tak lupa menitip pesan kepada masyarakat Papalang agar dapat hidup rukun dan harmonis meski berbeda etnis dan latar belakang. (Dian Hardianti Lestari/Anhar )

 

banner 900x90
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.