banner 728x90

Meski Zona Hijau, Kemenag Mamasa Pastikan Shalat Idul Fitri Dilaksanakan Dirumah Masing-Masing

banner 728x90

(Dok. Istimewa)

Mamasa, Katinting.com Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah wabah Covid-19.

Dalam Fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020 tentang panduan kaifiat takbir dan Shalat Idul Fitri saat pandemi Covid-19.

MUI memperbolehkan Shalat Idul Fitri diselenggarakan di tanah lapang, masjid, atau mushala, khusus bagi masyarakat yang tinggal di kawasan dengan wabah Covid-19 terkendali.

Suatu kawasan dianggap terkendali dari wabah Covid-19 jika angka penularan virus corona di kawasan tersebut menunjukkan penurunan.

Diketahui Kabupaten Mamasa, adalah satu-satunya Kabupaten di Sulawesi Barat (Sulbar) yang sampai saat ini masih berstatus zona hijau atau belum ada warganya yang terpapar virus corona.

Meski begitu, ketua MUI Kabupaten Mamasa, H. Ramli Leha mengatakan keputusan  pelaksaan Shalat Idul Fitri ada pada wewenang Pemerintah.

Karena menurutnya fatwa MUI hanya sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk menentukan pelaksaan Shalat Idul Fitri tersebut.

“Keputusannya tergantung Pemerintah. Bagaimana kesehatan memandang, tim (gugus) tugas kabupaten. kalau mengatan bisa, yang bisa Salat (Idul Fitri Berjamaah),” katanya saat dihubungi Katinting.com via telepon, Sabtu (16/5) malam.

“Tetapi sekalipun juga zona hijau kalau pemerintah mengatakan tidak bisa, ya tetap berlaku fatwa MUI bahwa boleh tidak Shalat di masjid atau lapangan, tapi shalat dirumah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mamasa, H. Imran K. Kesa memastikan pelaksaan Shalat Idul Fitri secara berjemaah di masjid atau lapangan di Kabupaten Mamasa ditiadakan.

Hal itu katakan sampaikan setelah menerima surat ederan dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulawesi Barat (Sulbar).

“Sesuai edaran Kakanwil, kita melaksanakan Shalat Idul Fitri dirumah masing-masing,” kata H. Imran K. Kesa kepada katinting.com.

“Walaupun Mamasa (berstatus) zona hijau, tapi karena prinsipnya pemerintah adalah preventif, maka tetap harus dilaksanakan dirumah masing-masing,” tambahnya.

Ia juga berujar surat edaran tersebut akan segera ditindaklanjuti. “Saya baru mau telepon ketua MUI Mamasa, untuk menindaklanjuti surat edaran itu,” tutupnya.

(Zulkifli)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Meski Zona Hijau, Kemenag Mamasa Pastikan Shalat Idul Fitri Dilaksanakan Dirumah Masing-Masing"