banner 728x90

Menikmati Hamparan Awan di Puncak Tanete Orong, Messawa

banner 728x90

Pengunjung mengabadikan keindahan hamparan awan di Puncak Tanete Orong Messawa. (Dok. Zulkifli)

Mamasa, Katinting.com Panorama keindahan alam wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) memang sudah tidak diragukan lagi. Daerah yang ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata di provinsi ke-33 ini dianugerahi keindahan alamnya yang begitu menyejukkan mata.

Sebagain besar potensi wisata di Mamasa alamnya begitu asri dan masih sangat alami. Jadi tidak mengherankan jika banyak spot  wisata yang bisa dikunjungi ketika anda berkunjung ke daerah yang memiliki julukan Kondosapata itu.

Salah satu keindahan alam yang baru ditemukan di Kabupaten Mamasa adalah puncak tanete (Baca : Gunung) Orong, Desa Malimbong, Kecamatan Messawa yang baru saja ditemukan penduduk sekitar.

Di puncak Tanete Orong pengunjung dapat menikmati hamparan awan di pagi hari sekitar pukul 05.30 sampai pukul 09.00. Di sini, mata pengunjung akan dimanjakan dengan hamparan yang mengelilingi puncak tersebut.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke puncak Tanete Orong, jika berangkat dari Kota Mamuju Ibukota Provinsi Sulbar jaraknya sekitar kurang lebih 150 kilometer atau sekitar 5 sampai 6 jam lewat jalan poros Kalukku-Mamasa. Namun, jika berangkat dari pusat kota Kabupaten Mamasa, anda akan menempuh perjalan kurang lebih 50 kilometer dengan waktu tempuh 1 jam saja. Namun jika berangkat dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman), jaraknya hanya sekira 40 kilometer dengan waktu tempuh sekira 45 menit.

Untuk menuju puncak Tanete Orong, pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat sampai di Desa Malimbong karena akses jalannya cukup bagus.

Dari Desa Malimbong pengunjung akan mulai berjalan kaki menuju puncak Tanete Orong. Karena terbilang masih baru dan belum di jama, akses jalan menuju puncak terbilang cukup terjal dan curam. Karena kondisi jalan yang cukup terjal pengunjung disarankan untuk menggunakan sepatu gunung. Perjalanan dari kaki Tanete Orong sampai ke puncak memakan waktu sekira 1,5 jam.

Puncak Tanete Orong terbilang masih sangat asri karena belum ramai dikunjungi wisatawan dari luar. Olehnya itu penduduk sekitar berharap kepada agar wisatawan yang ingin berkunjung ke daerah ini tetap menjaga keasriannya serta tidak membuang sampah disembarang tempat.

“Tentunya ini menjadi satu kesyukuran bagi kami karena didaerah kami memiliki wisata yang sangat indah. Tapi berharap kepada pengunjung yang mau datang kesini untuk tidak membuang sampah disemy tempat,” kata salah satu Tokoh Pemuda Messawa, Osmod Ompo.

Salah satu pengunjung dari Kabupaten Mamuju, Firdaus yang juga tergabung dalam komunitas Mamasa Berkasih mangaku sangat terpukau melihat keindahan Hamparan awan yang mengelilingi puncak Tanete Orong.

Hamparan Awan Tanete Orong, Messawa. (Dok. Aswin Tandilolo)

Ia merasa perjalanannya yang cukup jauh dari Mamuju terbayarkan dengan keindahan alam disaksikan.

Daus, sapaan akrabnya berpesan kepada penduduk sekitar untuk selalu mengingatkan kepada para pengunjung yang datang kesini untuk tidak membuang sampah disembarang tempat.

“Tinggalkan kenangan disini (Tanete Orong) bawa pulang sampah mu. Mari kita jaga keindahan alam dengan tidak membuang sampah,” pesan Daus.

Penduduk sekitar berharap kepada pengunjung untuk menjaga kebersihan puncak Tanete Orong.

(Zulkifli)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Menikmati Hamparan Awan di Puncak Tanete Orong, Messawa"