banner 728x90

Masuk Kawasan Pembangunan Bendungan Sungai Budong budong, Warga Tunggu Kepastian Pembebasan Lahan Ganti Untung

banner 728x90

Sketsa gambar Bendungan Sungai Budong budong, yang akan di bangun di Desa Salulebbo, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah, merupakan salah satu proyek strategi nasional.  (Dok. Internet)

 

Mateng, Katinting.com – Rencana pembangunan Bendungan Sungai Budong budong, di Desa Salulebbo, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah, menyisakan ketidakpastian bagi warga yang lahannya terdampak lansung, baik lahan pemukiman maupun lahan perkebunan dan pertanian mereka.

Sebab, hingga Juli ini, pihak Pemprop Sulbar, yang memiliki tanggungjawab dalam membentuk Tim Appraisal untuk menghitung besaran ganti untung atas lahan warga yang terdampak pada pembangunan Bendungan termegah dan terbesar di Sulbar ini, belum ada informasi yang akurat dan dipercaya didapatkan oleh warga pemilik lahan.

“Sampai saat ini, tidak ada informasi yang kami dapatkan, terkait terbentuknya Tim Appraisal pembebasan lahan warga, makanya kami agak bingung” singkat Umar Hamma, via pesan singkatnya, Kamis (29/07).

Saat dihubungi, Kepala Biro Tata Pemerintahan Pemprop Sulbar, M Saleh Rahim, menyampaikan bahwa sampai saat ini, belum ada informasi kepastian terbentuknya Tim Appraisal atas rencana pembangunan Bendungan Sungai Budong budong di Desa Salulebbo.

Katanya, karena itu adalah program nasional yang di handel lansung oleh Balai Besar Air berkedudukan di Palu, Sulteng, sampai saat ini, koordinasi untuk penyelesaian ganti untung pada lahan warga, belum ada kabar dari pihak balai.

“Jadi mengenai pembangunan Bendungan Budong budong, kami belum dapat informasi dan belum ada koordinasi lanjutan apapun dari Balai yang menanganinya” kata Saleh.

Terpisah, Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprop Sulbar, M Natsir, saat dihubungi laman ini, menyampaikan bahwa tim Appraisal sedang dalam pembentukan, dan dibawah kendali lansung oleh Kepala Dinas Perumahan Penataan Pemukiman dan Pertanahan Pemprop Sulbar.

“Silahkan hubungi, Kadis Perkim dan Pertanahan Pemprop Sulbar” pinta Natsir pada laman ini.

Sementara itu, Kadis Perkim dan Pertanahan Pemprop Sulbar, Ince Rahmat Tahir, belum bersedia memberikan penjelasan, sebab dirinya sedang memimpin rapat, dan berjanji akan segera menghubungi kembali laman ini, setelah usai rapat yang dipimpinnya.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Masuk Kawasan Pembangunan Bendungan Sungai Budong budong, Warga Tunggu Kepastian Pembebasan Lahan Ganti Untung"