banner 728x90

Malam Tadi, 8 Warga Asing Dievakuasi dari Mateng

1 komentar 2819 views
banner 728x90

Proses evakuasi warga asing di Mateng. (Dok. Mahfudz)

Topoyo, Katinting.com – Ditolak kehadirannya oleh  beberapa warga dan pengurus masjid di Mamuju Tengah, akhirnya delapan warga negara asing dari negara Sanjay Dut, India, dievakuasi dan diminta keluar dari Mamuju Tengah pada Senin malam, (23/03) atau malam tadi.



Evakuasi menggunaka truk Dalmas milik Dinas Sosial Kabupaten Mamuju Tengah, setelah sebelumnya kedelapan warga negara asing tersebut, ingin melakukan itikaf beberapa hari, namun niat kedelapan warga asing tersebut mendapatkan penolalan warga dan pengurus sejumlah pengurus masjid, sehingga mereka meminta dievakuasi ke Mamuju, ke Masjid Almarkas Bobatu, Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, kepada Pemkab Mamuju Tengah.

Rangkaian penolakan dialami kedelapan warga asing tersebut, mulai dari Masjid SPBU di Topoyo, lalu ke Masjid di Pangngalloang, Topoyo, juga mengalami hal yang sama, kemudian mereka ke Masjid di Benteng, Tobadak, karena penolakan terus terjadi akhirnya mereka meminta memilih untuk dievakuasi keluar dari Mamuju Tengah, selepas sholat Isya, dimana mereka masuk Mamuju Tengah, dari Palu, Sulteng.

Evakuasi kedelapan warga negara asing tersebut, diakui oleh Kepala Dinas Sosial, Asmira Djamal. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan komunikasi antar pihak mulai aparat keamanan dari Polres Mamuju Tengah, tokoh masyarakat serta koordinasi dengan Tim Gugus Pencegahan Covid-19 Mamuju Tengah, akhirnya diambil keputusan untuk mengevakuasi delapan orang warga India, keluar dari Mamuju Tengah.

“Keputusan ini kami tempuh, karena adanya kekhawatiran warga Mamuju Tengah, jangan sampai kehadiran kedelapan warga asing ini, menjadi pemicu penyebaran Virus Corona baru yakni Covid-19, sehingga untuk menghindari hal yang tak diinginkan, dan setelah kami berkomunikasi dengan perwakilan mereka, akhirnya mereka juga secara sadar dan memahami kondisi,minta dievakuasi keluar dari Mamuju Tengah menuju Mamuju,” ungkap Asmira.

Karenanya, setelah kedelapan warga negara asing itu dievakuasi semalam, meminta kepada warga Mamuju Tengah untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, Ia berharap jika kemudian hari ada hal yang sama, mohon kiranya segera laporkan kepada pemerintah, warga tidak usah ambil tindakan sendiri sendiri.

“Nanti kami yang membangun koordinasi dengan pihak terkait,sehingga warga cukup tingkatkan kewaspadaannya, tapi jangan panik, ikuti anjuran pemerintah terkait penanganan penularan Covid-19,” tutup Asmira.

Berikut nama-nama warga negara asing dari India tersebut:

1. Anshar Madinah
2. Hakimullah
3. Imambbe
4. Sultan Khan
5. Akhu Khan
6. Badai Khan
7. Madinah Saheb
8. Duad Dutt

(Mahfudz)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Satu Respon
  1. Rizaldy3 hari ago

    Tindakan cerobih jk hanya di evakuasi ke daerah lain. Mamuju dan Mateng bertetangga dan Mamuju lebih padat penduduknya. Sebaiknya di deportasi atau dikarantina

Tinggalkan pesan "Malam Tadi, 8 Warga Asing Dievakuasi dari Mateng"