banner 900x90

Maknai Isra Miraj dengan Gerakan Salat Subuh Berjamaah

113 views
banner 900x90

Foto bersama bupati dan wakil bupati Mamuju bersama PHBI Mamuju saat peringatan isra Miraj. (Humas Pemkab Mamuju)

Mamuju, Katinting.com – Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid menyampaikan, bahwa gerakan salat subuh yang selama ini digalakkan merupakan salah satu bentuk pemaknaan atas peristiwa isra miraj, yang mana tujuannya adalah memakmurkan masjid.

Hal itu disampaikan pada peringatan Isra dan miraj Nabi Muhammad SAW tahun 1439 H/2018 M yang dilaksanakan panitia hari besar islam (PHBI) di Masjid Raya Suada, Senin (16/4).

“Salah satu gerakan pendekatan keagamaan seperti ibadah salat subuh berjamaah adalah sebuah bentuk bagaimana kita memaknai isra’ mi’raj, yang mana ketika dilakukan secara terus menerus, bersungguh-sungguh dengan penuh keimanan maka akan mendatangkan kebaikan dan berkah dari Allah SWT.” Jelas Habsi.

Lanjut Habsi, umat islam harus senantiasa memakmurkan masjid, dimana masjid harus menjadi pusat budaya, pusat pendidikan dan berbagai aspek-aspek lainnya bagi umat islam.

Sehubungan dengan perintah menjalankan ibadah salat lima waktu dalam peristiwa isra miraj, Habsi menyampaikan bahwa banyak hal yang dapat dipetik dari ajaran salat, dimana ibadah salat mengajarkan tentang kemakmuran, kedisiplinan dan menghargai waktu, juga bagaimana membangun kebersamaan dan mencintai sesama serta menjauhkan diri dari kemungkinan perbuatan keji dan munkar.

Pada peringatan tersebut, dirangkaikan dengan kegiatan lomba festival anak sholeh yang bekerjasama dengan Kementrian Agama Kabupaten Mamuju.

Berdasarkan keterangan ketua PHBI Kabupaten Mamuju, H. Rusli Muis, ada 3 kegiatan keagamaan yang diperlombakan yakni, lomba salat berjamaah, lomba menghafal surat pendek dan lomba azan antar murid-murid Sekolah Dasar se-kota Mamuju.

Wabup Mamuju saat memberikan hadiah kepada pemenang lomba di acara Isra Miraj. (Hms Pemkab Mamuju)

(ADV/Dian Hardianti)

banner 900x90
Berita Sulbar
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.