banner 728x90

Majene atau Polman, Bakal Menjadi Pilihan SDK dan KK Untuk Deklarasi

banner 728x90
(Kiri-kanan) Archul Tahir, Habsi Wahid, Suhardi Duka, Ramlan Badawi dan Aras Tammauni

(Kiri-kanan) Archul Tahir, Habsi Wahid, Suhardi Duka, Ramlan Badawi dan Aras Tammauni

 

Mamuju, Katinting.com – Setelah menerima rekomendasi dari DPP Partai Demokrat. Suhardi Duka dan Kalma Katta Resmi mengendarai Partai Demokrat untuk maju di pemilihan Gubernur Sulawesi Barat 2017 mendatang.

Saat melakukan konferensi pers, setelah acara peresmian gedung baru RS. Mitra Manakarra, Suhardi Duka mengatakan ingin segera melakukan deklasari sebelum pendaftaran calon Gubernur dan calon wakil Gubernur, ucapnya didampingi oleh Bupati Mamasa (Ramlan Badawi), Bupati Mamuju dan Wakil Bupati Mamuju (Habsi Wahid dan Irwan Pababari), Bupati Mamuju tengah (H. Aras Tammauni), Wabsi Wahid (Bupati Mamuju), Samsul Samad (Anggota DPRD Provinsi Sulbar) Ketua DPRD Mamuju tengah (Arsal Aras) dan Wakil ketua DPRD Majene.

“Kita akan deklarasi mendekati pendaftaran ataukah sesudah pendaftaran tapi kami ingin lebih awal deklarasi ketimbang pendaftaran. Kemungkinan besar kami akan deklarasi di Majene atau di Polewali Mandar bukan di Mamuju, Kami memilih disana karena disana pertarungan.” Katanya.

Terkait dengan penyataan salah satu Tim pendukung Jendral Salim Mengga, yang mangatakan Jendral Salim Mengga belum menyatakan sikap untuk menjadi Jurkam (Juru Kampanye), untuk pemenangan SDK-KK. Suhardi Duka mengatakan, sebagai kader Demokrat saya yakin kita bisa bekerja sama dengan baik.

“Saya kader Demokrat, jadi kita satu kader Demokrat, kita pasti tunduk dengan itu, dan yang memberikan pernyataan itu bukan Jendral Salim Mengga. Dan saya yakin beliau orang tua, Pak SBY juga mempertanyakan ke saya bagaimana hubunganmu dengan JSM? Saya katakan baik beliau adalah senior dan orang tua, Pak SBY juga memberikan saran supaya bekerjasama dengan baik dan saya yakin kita bisa bekerjasama dengan baik.” Tutupnya. (Zulkifli)

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.