banner 728x90

Logos; Ini PR Besar Demokrat Satukan SDK-JSM

1296 views
banner 728x90

logos

Mamuju, Katinting.com – Derasnya alur koalisi partai pengusung ABM menciptakan ritme koalisi baru bagi sejumlah partai dalam melakukan komunikasi dan konsolidasi. Hal sama terjadi dalam tubuh Demokrat.

Beberapa langkah telah dilakukan pengurus teras partai Demokrat, termasuk ketua DPW Demokrat Sulbar SDK serta sekretarisnya, Andi Mappangara. Keduanya mulai mengubah kebijakan strategis partai dalam menyikapi gerakan besar Jenderal Salim Mengga (JSM).

Direktur Logos Research ‘n Consulting, Maenunis Amin, menyebut langkah tersebut sebagai upaya konsolidasi yang strategis. Akan tetapi sekaligus kerja yang tidak mudah bagi Demokrat.

“Mengupayakan pertemuan dua arus SDK-JSM dalam internal Demokrat, merupakan langkah yang sangat produktif secara politis. Akan tetapi hal tersebut sekaligus akan menjadi pekerjaan berat. Terutama sekali yang harus dilakukan oleh Demokrat, adalah mengevaluasi kembali kebijakan-kebijakan politik masa lalunya.” Sebut Maenunis.

Maenunis menyebut dua langkah blunder yang menciptakan jarak cukup lebar antara kubu SDK dan JSM, “Keputusan melengserkan Erfan Kamil dari kursi ketua DPC Demokrat Polman, lalu menggantikannya dengan Syamsul Samad secara aklamasi terkesan dilakukan by design.”

“Selain itu, sikap politik mengesampingkan figur JSM serta eksistensinya sebagai kader Demokrat dalam upaya pencalonan Pilgub, tentu menjadi catatan negatif bagi kubu JSM. Dua hal ini dulu yang harus dilakukan oleh Demokrat jika ingin mengajak JSM bersatu dengan SDK.” Terang Maenunis.

Menurutnya, koalisi Gerindra-Nasdem-PKB jika ditambah Golkar, akan menjadi kekuatan besar yang menuntut Demokrat untuk lebih terkonsilidasi untuk mengimbanginya.

“Jika ditambah Golkar, maka koalisi partai pengusung ABM sekarang ini, harus dihadapi oleh Demokrat dengan konsolidasi utuh. Jika serius mempertemukan SDK-JSM, maka rujuk politik harus dilakukan dengan mengevaluasi kebijakan-kebijakan politis yang selama ini dilakukan oleh Demokrat terhadap kubu JSM.” Pungkas Maenunis. (*)

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.