banner 728x90

LBH Manakarra akan Advokasi Masalah Gedung DPRD Mamuju

banner 728x90

Foto Akriadi (kiri) dan rekannya di LBH Manakarra Sulbar. (IST.)

Mamuju, Katinting.com – Ambruknya sejumlah plafon Gedung DPRD Kabupaten Mamuju Gegara hujan deras beberapa waktu lalu menimbulkan sejumlah tanya? Padahal gedung mewah yang menelan anggaran Rp. 38,6 miliar itu baru 11 bulan ditempati.

BACA JUGA : Telan Anggaran 38,6 Miliar, Baru 11 Bulan Gedung DPRD Mamuju Rusak Diterpa Hujan

LBH Manakarra Sulawesi Barat pun berharap, harus dilaksanakan pemeriksaan terhadap sejumlah pelaksana pembangunan.

Akriadi, S.H., dari LBH Manakarra Sulbar mengatakan, harusnya pihak Dinas PU memeriksa kelayakan bangunan tersebut. Ia pun menilai harus ada yang bertanggungjawab, dan meminta kontraktor pelaksananya diperiksa.

“Bisa dibayangkan Gedung DPRD yang secara resmi baru 11 bulan ditempati tiba-tiba plafonnya ambruk hanya karena hujan, bukan bencana alam dahsyat, ini menjadi pertanyaan besar atas kualitas bangunan itu,” kata Akriadi. Jumat (5/6).

Selain itu Pengacara Muda ini mengatakan, bahwa seharus tim Tehknis PU melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bangunan, jangan sampai abai.

“Seharusnya Pihak Dinas PU melakukan kajian terhadap kelayakan bangunan tersebut, jangan abai, sebab itu pakai uang rakyat dan jumlahnya tidak sedikit,” ujarnya.

Ia pun secara kelembagaan LBH Manakarra Sulbar akan melakukan advokasi atas masalah tersebut.

“Secara hukum kami akan lakukan advokasi terkait persoalan ini jika ditemukan kejanggalan bangunan tersebut maka kami akan laporkan,” Tegasnya.

(Anhar)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "LBH Manakarra akan Advokasi Masalah Gedung DPRD Mamuju"