banner 728x90

Lawan Hoaks, Dit Siber Polda Sulbar Ingatkan Warga Hati-hati Pakai Medsos

banner 728x90

Agung Budi Leksono, Kasubdit V Siber Polda Sulbar. (Ist.)

Mamuju, Katinting.com – Seorang warga di Majene, Sulawesi Barat telah diamankan oleh pihak kepolisian kerena menyebarkan hoaks ditengah pandemi Covid-19. Untuk itu, Kasubdit V Siber Polda Sulawesi Barat, Kompol Agung Budi Leksono SH Sik MPd mengingatkan warga untuk hati-hati menggunakan media sosial.



Ia menjelaskan, munculnya kasus positif virus corona di Indonesia tidak saja membuat sebagian warga panik, tetapi juga bisa membuat publik jagat maya bereaksi secara ragam.

“Ratusan hoax bisa memenuhi ruang gerak pembicaraan di dunia maya yang akan berakibat fatal bila berita berita tersebut bohong atau tidak sesuai fakta, sehingga sebagai pelayanan masyarakat senantiasa patroli siber juga kami lakukan untuk menjamin masyarakat memperoleh informasi benar,” kata Agung Budi Leksono, Selasa (31/3).

Pola kecenderungan psikologis masyarakat kedepan itu harus diambil tindakan preventif dan preventifnya dari sekarang juga kami lakukan penegakan hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dengan UU ITE saat ini akan kami tindak tegas pelaku-pelaku tersebut (pembuat dan penyebar hoaks) dan para kasat reskrim jajaran Polda Sulbar sudah kami bekali sesuai dengan perintah bapak Kapolda dan bapak Dirditreskrimsus, sehingga masyarakat juga merasakan dampaknya tentang kebenaran berita dan bukan berita yang meresahkan masyarakat Sulbar,” jelasnya.

Sementara dari komunikasi kepada sang istri, AKBP Dilia Tri Rahayu Setyaningrum MSI Psi seorang psikolog Mabes Polri, Agung Budi Leksono menyampaikan, dampak psikologis akibat Covid19 secara jangka pendek dan menengah menimbulkan kecemasan dan ketakutan.

“Secara jangka panjang, Covid-19 ditambah jika isolasi bahkan karantina atau lockdown atau diberlakukannya darurat sipil, bisa menimbulkan banyak depresi. Orang yang tidak kuat mental akan melakukan hal yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain, sebagian akan melarikan diri ke Narkoba untuk memberi efek penenang. Sebagian lain akan melakukan tindak kerusuhan yang menimbulkan chaos massa, dan hoaks itu sanga bahaya,” kata AKBP Dilia Tri Rahayu Setyaningrum yang disampaikan  Agung Budi Leksono.

Lanjut kata  Agung Budi Leksono, Kami berharap kerjasamanya masyarakat dan seluruh elemen untuk selalu bijak mengunakan media sosial. “Ingat sekali upload tidak akan bisa terhapus lagi walapun seribu kamu hapus karena jejak digital bisa dibuktikan dan sebagai alat bukti secara ilmiah,” pungkasnya.

(Anhar)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Lawan Hoaks, Dit Siber Polda Sulbar Ingatkan Warga Hati-hati Pakai Medsos"