banner 728x90

KPUD Pasangkayu Diminta Melakukan Bimtek LO Abdullah-Yusri

banner 728x90

Pertemuan Antara Tim Abdullah-Yusri Dengan KPUD Pasangkayu

Pasangkayu, Katinting.com – Pasangan bakal calon  perseorangan pilkada Pasangkayu 2020, Abdullah Rasyid-Muhammad Yusri Nur menyambangi KPUD Pasangkayu, Sulawesi Barat, Selasa, 24 Maret 2020.

Didampingi tim, Muhammad Yusri Nur hadir tanpa Abdullah Rasyid. Ia diterima langsung ketua KPUD Pasangkayu, Syahran Ahmad dan seluruh anggota komisioner, Harlywood Suly Junior, Heriansyah, Alamsyah,  dan Syahrudin.

Kedatangan Yusri bersama tim, untuk meminta KPUD Pasangkayu melakukan bimtek (bimbingan teknis) kepada tim LO (liaison officer) atau pendamping tim untuk persiapan verifikasi faktual eKTP pendukung pasangan ini.

“Jadi, sebelum pelaksanaan verifikasi faktual yang dilakukan KPUD, terlebih dahulu dilakukan Bimtek kepada LO yang nantinya akan mendampingi para pendukung pemilik eKTP,” pinta Yusri.

Menurut dia, pihaknya mengharapkan tidak keluar dari konteks faktual. Hanya pertanyaan dukungan atau tidak, tidak melebar kepada pemilik eKTP yang telah mendukung pasangan tersebut.

Iapun menduga ada oknum melakukan intervensi kepada pendukungnya yang memberikan eKTP. Namun, ia yakin KPUD Pasangkayu lembaga yang pernah ia pimpin tetap obyektif dan profesional bekerja.

Lanjut Bang Yus, begitu ia disapa akrab, bahwa ia dan Abdullah Rasyid serta tim, saat ini sudah siap 99 persen.

Ketua KPUD Pasangkayu, Syahran Ahmad menyampaikan, berdasarkan surat keputusan (SK) KPU RI bernomor 179 tahun 2020 dan surat edaran (SE) KPU RI bernomor 8 tahun 2020, saat ini tahapan pilkada serentak dilakukan penundaan.

Hal itu sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Pihak KPUD Pasangkayu, kata Syahran, kapanpun siap untuk melakukan bimtek kepada LO sesuai permintaan pihak pasangan Abdullah-Yusri.

Selain itu, Syahran juga memaparkan tata cara atau tekhnis verifikasi faktual terhadap dukungan calon independen berdasarkan eKTP oleh jajaran KPUD Pasangkayu di lapangan.

Dijelaskan, nantinya PPS yang akan melakukan verifikasi faktual, sedang PPK akan melakukan rekapan syarat jumlah dukungan.

Saat verifikasi faktual dan perekapan, pihak Bawaslu akan memantau untuk memastikan dukungan eKTP memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat (TMS).

Sebagai wujud komitmen, agar tetap safety (aman), KPUD Pasangkayu mengingatkan PPK dan PPS tidak membuka data kepada siapapun yang tidak berwenang.

Pada prinsipnya, pihak KPUD Pasangkayu tetap bekerja sesuai aturan, jika administrasi sudah kelar maka akan dikoordinasikan ke pihak dinas Dukcapil Pasangkayu. Dan hasilnya tidak diumumkan ke publik.

Nis/Ab

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "KPUD Pasangkayu Diminta Melakukan Bimtek LO Abdullah-Yusri"