banner 728x90

Ketua IPPMB Angkat Bicara Soal Tuduhan Penggelapan Dana CSR

Ketua IPPMB, Maman Suryaman. (Foto Istimewa)

Mamuju, Katinting.com Ketua Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Bonehau (IPPMB), Maman Suryaman angkat bicara soal pemberitaan miring yang menyeret namanya terkait penggelapan dana CSR dari PT. Manakarra Multi Minning (PT MMM).

Maman Suryaman mengatakan, isu mirung yang dialamatkan kepada dirinya adalah suatu hal yang keliru. Ia mengaku kaget sebab berita tersebut kini viral di media sosial.

Saya menganggap itu adalah miskomunikasi antara pihak perusahaan dan mahasiswa terkhusus IPPMB. Hingga berita itu sempat membuat saya kanget sebab berita ini beredar membuming dan sudah menjadi rahasia publik disaat saya pulang kampung (ke Bonehau) dan kemarin selepas magrib saya sampai di mamuju,” kata Maman.

Terakhir, Maman menuturkan, IPPMB sebenarnya sangat merespon baik kehadiran PT MMM di Desa Bonehau.

Namun sering berjalannya waktu, Maman berujar, masyarakat Bonehau mulai geram dengan apa yang telah dilakukan PT MMM di kampung nya.

“Apa yang telah mereka lakukan di tanah tercinta kami yaitu dengan adanya konflik yang  berkepanjangan  hingga menyeret Tobara (Orang tua kampung/Raja) dan Pemerintah Desa kami dilaporkan ke pihak kepolisian dgn alasan menghalangi aktifitas perusahaan dan tentunya kaum halayak mengetahui itu,” ujarnya.

Maman menepis soal penggelapan dana CSR perusahaan untuk sekretariat IPPMB itu tidak benar. Sebab kata Maman, sekretariat sampai saat ini masih ada dan akan jatuh tempo.

“Yang saya sayangkan sampai hari ini sebelum berita itu di publis, Pak Nurdin (dari PT MMM) harus komunikasi kesaya mempertanyakan agar ini tidak menjadi fitnah,” sebutnya.

Dirinya menambahkan, dana CSR yang digelontorkan untuk pembayaran sekretariat memang ada dan telah sampai pada pihak pertama atas nama Aswin.

“Namun berselang beberpa waktu kami menarik dana itu sebab kami menganggap bahwa sekret itu tidak tepat, karena ada beberpa hal yaitu kondisi kamar yang tidak ada,”.

“Dan dengan dipindahkannya sekretariat itu saya sempat sampaikan ke beberapa pengurus untuk tinggal disana namun mereka tidak mau. Mungkin mereka lebih nyaman tingal ditempat sendiri dan memang harus saya akui bahwa ini adalah sebuah kesalahan saya sebab saya tidak sampaikan keseluruh kawan-kawan pengurus sehingga keberadaan sekretarian mereka tidak ketahui,” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga mempertegas bahwa bantuan dana CSR tersebut bukan untuk Asrama.  “Tentunya kita harus bisa membedakan sekret dan asrama,” sebutnya.

Dengan adanya tuduhan penggelapan dana CSR, Maman menganggap hal tersebut hanyalah sebuah dinamika organisasi.

“Dimana proses pendewassan diri dalam menghadapi berbagai masalah dan mungkin saja ada oknum-oknum yang ingin mencederai organisasi,” katanya.

Olehnya itu untukdirinya menghimbau kepada seluruh pengurus IPPMB yang ingin mengetahui lebih detail persoalan tersebut, agar bertemu dengannya.

“Saya tunggu teman-teman di sekretarian IPPMB di jl. Ir juanda BTN Blok F 13 depakan kampus tomakaka raya dan sekiranya persoalan ini tidak perlu dibesar-besarkan,” imbaunya. (*/Zul)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ketua IPPMB Angkat Bicara Soal Tuduhan Penggelapan Dana CSR"