banner 728x90

Kenang BJ Habibie, Masyarakat Mamuju Terbangkan Pesawat Kertas dan Doa Bersama

Masyarakat Mamuju menerbangkan pesawat kertas mengenang BJ Habibie. (Foto Zulkifli)

Mamuju, Katinting.com Seluruh masyarakat dipelosok negeri berkabung atas meninggalnya putra terbaik bangsa, atau dikenal sebagai Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) pada Rabu (11/9) kemarin, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Tak terkecuali masyarakat Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Untuk mengenang dan memberikan penghormatan kepada Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia itu, ratusan pelajar dan masyarakat dari berbagai elemen dan profesi tumpah ruah di anjungan Pantai Manakarra Mamuju Kamis, (12/9) malam, menggelar doa bersama dan menerbangkan pesawat kertas.

Kegiatan yang diinisiasi oleh forum masyarakat intelektual (Formal) Sulbar tersebut, diisi oleh membaca puisi, Doa Bersama penerbangan pesawat kertas dan diakhiri dengan nonton bersama film BJ. Habibie yang diperankan oleh aktor ternama Indonesia, Reza Rahardian.

Ketua Formal, Rusdi Nurhadi dalam sambutannya mengapresiasi seluruh pihak yang datang untuk memanjatkan doa bersama sebagai bukti kecintaan masyarakat Mamuju terhadap Almarhum BJ Habibie.

“Sosok B.J Habibie memiliki jasa yang besar bagi bangsa dan negara, Sebagai presiden dan sebagai ilmuwan. Diakui dunia dengan kecerdasannya, memiliki IQ diatas 200. Sosok yang menjadi panutan kita bersama. Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah dan ditempatkan di surganya,” ungkapnya.

Kegiatan itu juga menghadirkan pembacaan sajak yang berjudul “Aset Negara yang Terlupakan” oleh Irwan Ade Syaputra.

Selain itu juga secara bergantian beberapa perwakilan pelajar dan masyarakat menyampaikan pandangannya tentang sosok B.J Habibie.

Turut pula dipanjatkan doa bersama dengan lantunan ayat suci Alquran yang diikuti oleh peserta dengan dipandu oleh ustadz Amran HB.

(Zulkifli)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kenang BJ Habibie, Masyarakat Mamuju Terbangkan Pesawat Kertas dan Doa Bersama"