banner 728x90

Keberadaan Aset Pemkab Mamuju Dipertanyakan

Tidak ada komentar 99 views
banner 728x90

Komisi II DPRD Mamuju saat RDK dengan BPKAD. (Anhar)

Mamuju, Katinting.com – Komisi II DPRD Kabupaten Mamuju menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab  Mamuju di gedung DPRD Mamuju, Selasa (15/9) sore kemarin.

Dalam RDP tersebut, Komisi II DPRD mempertanyakan sejumlah Aset daerah yang bernilai puluhan miliar rupiah milik Pemkab Mamuju, yang hingga saat ini belum ada laporannya yang di sampaikan secara terinci ke DPRD Mamuju. Sehingga mereka menganggap aset daerah tersebut  Pemka tidak jelas.

“Aset ini selain harus di pertanggungjawabkan  di dunia ini juga dipertanggungjawabkan di akhirat, karena ini persoalan dana yang di keluarkan oleh daerah, lalu kemudian pemanfaatannya harus tepat sasaran,” kata Mahyuddin.

Mahyudin menuturkan pihaknya sama sekali tidak bermaksud untuk mengintervensi ataupun mengadili. Hanya pihaknya saja ingin mengetahui proses pengalihan aset tersebut.

“Itu seharusnya atas pengetahuan DPR karena ini milik bersama. Saya sampaikan kalau di tempat ini kita akan mengurai berbagai macam aduan masyarakat, maka sungguh forum ini tidak cukup untuk mengungkapkan berbagai aduan yang ada,” terang Mahyuddin.

Mahyudin mengungkapkan dalam dekat ini, Komisi II DPRD Mamuju akan terjun langsung kelapangan untuk mengecek keberadaan aset-aset daerah.

“Dimana rimbanya (aset-aset daerah) hari ini? karena ini pertanggung jawaban moril dunia akhirat untuk masyarakat. Kita ini di gaji oleh masyarakat, diberikan amanah oleh masyarakat untuk mempertanggungjawabkan sepenuhnya amanah rakyat di kabupaten Mamuju ini. Termasuk aset-aset ini ada hal-hal penting,” ungkapnya.

Pada RDP tersebut, sejumlah aset milik daerah yang di pertanyakan seperti Feri mini, bantuan alat berat ekskavator, Randis Strada, Puskesmas terapung, Ambulance perairan, Jeep Rubicon, pergantian mobil Ambulance di setiap Puskesmas, kapal prawisata, pemanfaatan mobil tronton dinas PUPR Mamuju, kemudian penjualan bongkahan gedung DPRD lama dan masi banyak aset-aset daerah lainnya seperti tanah milik pemkab Mamuju yang belum ada laporannya ke DPRD.

Sementara Ramliati, anggota DPRD Mamuju meminta daftar rinci aset Pemkab Mamuju sebab menurutnya perlu dipastikan keberadaannya, sehingga tidak ada penguasaan pribadi atau hilang tanpa jejak.

“Pertemuan ini tidak sesuai ekspektasi saya, kami disodorkan nilai-nilai aset saja, padahal kami mau daftar rinci aset itu, ada apa saja dan nilainya berapa setiap aset,jika dipindah alihkan kemana dan sebagainya, sehingga kita bisa pastikan keberadaan aset tersebut. Kita mau tuntaskan persoalan asset ini, dimana saja keberadaannya,” pungkasnya.

Pihak BPKAD yang hadir menyampaikan permohonan maaf jika tidak sesuai espektasi DPRD Mamuju, namun ia berjanji akan memberikan daftar aset Pemkab Mamuju.

“Kami punya tanggung jawab berbeda-beda, soal keberadaan aset itu dalam penguasaan masing-masing OPD, tapi jika daftar rincian sesuai dengan disistem kami akan berikan, tapi mungkin soft copy-nya, karena kalau mau diprint bisa sampai tiga ribu lembar,” pungkasnya Sujanadi.

(Anhar/Zulkifli)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Keberadaan Aset Pemkab Mamuju Dipertanyakan"