banner 728x90

Kampanye Millennial, SDK : Demokrat Tak Kenal Seorang Penghianat

Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar, Suhardi Duka saat membawakan orisinal politiknya di Kampanye Millennial. (Foto Zulkifli)

Mamuju, Katinting.com – Partai Demokrat Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Kampanye Millennial yang
digelar di Ballroom Grand Hotel Maleo, Rabu (10/4).

Dalam kampanye tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulbar, DR. H. Suhardi Duka (SDK) menegaskan bahwa partainya tak mengenal seorang penghianat.

Mantan Bupati Mamuju dua periode ini mengatakan dirinya memiliki banyak teman, bahkan banyak membesarkan orang. Namun di Pemilu 2019 ini dirinya mengaku berjuang sendiri bersama-sama dengan pengurus dan simpatisan partai Demokrat Sulbar.

“Tidak apa-apa saudara-saudara, biarlah mereka tidak melihat kami lagi di Partai Demokrat. Tapi saya meyakini bahwa rakyat Mamuju masih mengingat saya,” kata SDK.

Saat mengajak para pemilih millennial dalam menggunakan hak pilihnya, SDK berpesan untuk mengenali sosok calon yang akan dipilih nantinya.

“Kita memilih hanya sekali dalam lima tahun, Kita harus tepat dalam memberikan suara, sebab suara kita menentukan masa depan daerah. Konsepnya adalah kenali dengan baik orang itu. Jangan memilih orang yang anda tidak kenali,” kata SDK.

SDK menuturkan, calon-calon anggota legislatif (Caleg) dari partai Demokrat diseleksi dengan begitu ketat.

“Saya tidak akan calonkan seorang pembohong, saya tidak akan mencalonkan seorang dari Partai Demokrat kalau dia seorang penghianat,” tuturnya.

“Di Partai Demokrat tidak dikenal seorang penghianat. Bangsa ini di jajah karena banyaknya orang-orang yang menghianati perjuangan. Dengan demikian, Demokrat hanya akan mencalonkan orang-orang yang punya integritas, tidak korupsi dan yakin tidak menyia-nyiakan suara rakyat,” tegas SDK

Calon Anggota DPR RI, No. Urut 1 Dapil Sulbar asal Partai Demokrat ini juga berharap agar para pemilih millennial ini turut ikut dalam memberikan suaranya, tidak golput dan tetap menjadi pemilih yang cerdas.

“Siapapun yang memilih prabowo ataupun yang memilih Jokowi itu sudah benar. Yang salah apabila saudara- saudara tidak memilih Partai Demokrat,” tutup SDK.

(Ra/Zul)

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan Balasan