banner 900x90

Kabid Perkebunan Geram dengan Sikap Perusahaan Kelapa Sawit

banner 900x90

Abd. Waris Bestari (kanan) bersama Mochtar Tanong (kiri) saat rapat penetapan harga TBS. (Foto Zulkifli)

Mamuju, Katinting.com – Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Sulawesi Barat (Sulbar) Ir. H. Abd. Waris Bestari dibuat geram dengan salah satu sikap perusahaan kepala Sawit yang di Sulbar, dalam hal ini PT. Global.

Itu dikarenakan, PT. Global sampai saat ini tidak pernah menghadiri rapat penetapan indeks “K” dan Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi perkebunan se Sulbar.

“Mereka sudah beroperasi sudah hampir setahun tapi sampai hari ini belum pernah mengikuti rapat. Padahal kita hampir setiap bulan mengundang. Tadi sementara kita rapat, saya telpon pimpinannya di Kalimantan tapi tidak diangkat,” ujar Waris saat ditemui usai rapat penetapan TBS di aula Dinas Pertanian Provinsi Sulbar, Kamis, (7/2).

Lanjut Waris, jadi mudah-mudahan, karena besok saya juga berangkat ada rapat Rakornas mengenai masalah peremajaan kelapa sawit di Bogor, setelah pulang dari sana, saya akan panggil terutama PT. Global itu, tambahnya.

Olehnya dirinya mnenegaskan, pada rapat TBS bulan mendatang, dan PT. Global tersebut, tidak hadir, ia akan menemui pimpinannya.

“Mereka tidak bisa seenaknya, kita selalu mempermudah investasi di Sulbar tapi jangan hanya kita panggil rapat, membawa data-data tapi mereka tidak datang. Itukan sama saja melecehkan kita punya wibawa pemerinta Sulbar,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sulawesi, Muchtar Tanong mengatakan seharusnya PT. Global juga memasukkan harga dirapat TBS ini.

“Kalaupun misalnya dia harganya lebih tinggi, pasti harga lain terangkat. Jangan sampai misalnya dia berspekulasi. Pemerintah misalnya menetapkan harga Rp. 1.009,11 nanti dia beli diatas sedikit dari itu supaya petani ini cenderung menjual TBS nya ke dia,” sebutnya.

“Tapi persoalanya yang muncul, dimana kira-kira dia dapat keuntungan? benar gak timbangannya? benar gak lain-lainnya? itukan masalahahnya. makanya harus dibeda masalahnya itu,” sebut mantan Ketua GAPKI Sulawesi ini.

(Zulkifli)

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan Balasan