banner 728x90

IOF Sulbar Bawa Bantuan ke Daerah Terisolir di Masamba

banner 728x90

IOF Sulbar bawa bantuan untuk korban banjir bandang di daerah terisolir di Masamba. (Dok. Firdaus)

Masamba, Katinting.com – Indonesia Off-Road Federation (IOF) Sulawesi Barat (Sulbar) menembus daerah terisolir di daerah di Masamba, Luwu Utara (Utara) membawa sejumlah bantuan untuk korban banjir bandang.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh IOF Sulbar ini untuk meringankan beban korban banjir bandang beberapa waktu lalu di Desa Maipi, Kecamatan Masamba.

Desa Maipi diketahui salah satu daerah yang terisolir sehingga ini menjadi fokus para Offroaders untuk menyalurkan bantuan.

Berangkat dari Mamuju pada Jumat (24/7) tiba di Masamba dan langsung menuju ke Desa Maipi.

Diketahui, IOF merupakan organisasi di Indonesia yang mewadahi penggemar kegiatan off-road berjuang keras mencapai titik kritis, bahkan mampu menembus daerah yang terisolasi.

“Sebelum berangkat ke Masamba kita sudah niatkan untuk mencari titik lokasi yang sulit dijangkau, karena pasti sangat membutuhkan bahan pokok pasca banjir bandang,” ucap Ketua IOF Pengcab Mamuju Dandi saat tiba di Maipi, Sabtu (25/7) malam lalu.

Meski hanya 12 Kilometer jarak Maipi dari jalan poros Masamba namun kata Dandi, butuh waktu, tenaga, trik dan kendaraan khusus untuk sampai dilokasi bencana.

“Harus dilalui dengan kendaraan khusus seperti mobil offroad karena harus menyeberangi sungai, jalan kadang berlumpur, nanjak dan terjal. Belum lagi ada beberapa jalan yang hampir putus, tapi alhamdulillah kami mampu tiba disini (Maipi) sebelum salat magrib,” sebutnya.

Setibanya dilokasi (rumah salah satu warga) beberapa warga menanyakan bahan bakar karena sudah beberapa hari terisolasi.

“Untungnya kami memang membawa persedian bensin dan kami langsung bagikan termasuk untuk pengurus masjid karena sejak kejadian banjir warga hanya menggunakan genset, dan hanya sesaat jerigen 20 liter isi Bensin habis terbagi,” papar Dandi.

Minggu pagi, tim IOF mengawali hari dangan mengunjungi rumah rumah warga yang tertimpa bencana. Puluhan rumah rusak parah bahkan ada yang hilang.

Setelah mengunjungi rumah warga yang tertimpa bencana, dilanjutkan dengan sarapan dan ditutup dengan pembagian kebutuhan pokok bagi warga Maipi.

Memberikan bantuan kepada warga Desa Manipi, Kecamatan Masamba, Lutra. (Dok. Firdaus)

Pengawas lapangan Posko Maipi yang juga warga setempat Firman, mengaku dengan kehadiran IOF Sulbar sangat membantu meringankan beban warga yang tertimpa maupun terdampak bencana banjir.

“Kami disini sangat bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan IOF Sulbar, Sudah rela jauh-jauh dari Sulbar sana datang kemari membawa bantuan dan mampu menembus hingga ke daerah kami yang medannya memang berat dan terisolir. Ini sangat bermanfaat dan langsung diterima masyarakat,” jelasnya.

Ia menyebut di Maipi memiliki Sekira 800 Kepala Keluarga (KK), dan rumah yang rusak 20 KK, Delapan Rumah yang terbawa air sementara yang warga mengunsi sekira 57 KK dan 70 KK juga ikut terdampak.

“Kejadian banjir disini terjadi sekira jam 21.00 Senin malam pada tanggal 13 Juli. Dan Banjir terjadi sekira 4 Jam” beber Firman.

Menurutnya, kondisi warga malam itu cukup panik karena tidak disangka-sangka sampai ke rumah-rumah yang dekat dengan sungai. Namun kejadian banjir kecil 15 Juni lalu menjadi alasan warga untuk tetap antisipasi.

“Meski warga yang berada dibantaran sungai sudah antisipasi tetapi kejadiannya malam jadi tetap kami panik, dan sesegera munkin mengunsi ke daerah ketinggian,” ceritanya.

Beberapa fasilitas yang rusak parah akibat banjir bandang ini di Maipi yakni akses jalan utama ke Masamba putus sepanjang 7 Kilometer.

“Yang paling dirasakan masyarakat adalah akses jalan penghubung ke Masamba yang putus, jembatan juga ada sekitar 2 yang putus, dan jembatan gantung ada 3 yang putus juga, apalagi aliran listrik juga sejak kejadian banjir sampai saat ini masih padam karena banyak tiang listrik yang tumbang,” urainya.

Karena kondisi tersebut dua hari setelah bencana banjir, masyarakat bergotong royong untuk membuka akses jalan, minimal dapat dilalui roda dua, agar bantuan dapat menembus dan menyentuh warga Maipi.

Ia berharap dua hal dapat segera dibenahi yakni akses jalan kembali pulih dan arus listrik juga dapat normal.

IOF Sulbar hadir bersama IOF Pengcab Mamuju, IOF Pengcab Polman, Komunitas Matrex, Tim Maleo, AOX, VOX, MJF Mandar, dengan membawa bantuan hasil donasi dari berbagai kalangan seperti RAC-19, Forum CSR Sulbar, MUC, Mamuju Kreatif, Alibe dan RS25ART.

(Fir/Zul)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "IOF Sulbar Bawa Bantuan ke Daerah Terisolir di Masamba"