banner 900x90

Ini Pesan Wagub Sulbar Terkait Arus Mudik dan Balik Lebaran

167 views
banner 900x90

Wagub Sulbar, Enny Anggraeny bersama Kapolda dan Bupati Mamuju saat wawancara dengan media. (Infokom Sulbar)

Mamuju, Katinting.com – Sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat, Wagub Sulbar, Enny Anggraeny Anwar menyampaikan bahwa pemerintah menyiagakan transportasi dan melakukan penambahan armada kendaraan demi mengantisipasi membludaknya pemudik, baik arus mudik maupun arus balik lebaran.

Itu disampaikan saat usai apel gelar pasukan pelaksanaan operasi ketupat Siamasei 2018, Ia pun berharap kepada yang akan melakukan mudik agar berhati-hati, dimana jalan trans sulawesi pasti banyak kerawanan begitupun dampak libur panjang.

Lanjut Enny berharap, tingkat keamanan tidak hanya di jalan raya dan pos-pos terkait tetapi bagi masyarakat kiranya dapat memperketat pengawasan di rumah tangganya masing-masing terutama bagi warga yang akan meninggalkan tempat tinggal untuk dan balik ke kampung halaman masing-masing.

Bagi masyarakat yang mudik harus menitipkan rumahnya ke tetangganya atau yang tidak meninggalkan rumah, ucap Enny.

Masih kata Enny, melihat kesiapan apel pengamanan OPS siamasei-2018 tersebut, sudah bisa dipastikan pihaknya bersama kepolisian daerah dan stakeholder terkait sangat siap menangani segala permasalahan yang akan dihadapi dihari besar islam termasuk mengantisipasi kerawanan menjelang hari libur panjang lebaran.

Kapolda Sulbar, Brigjen Pol. Baharuddin Djafar, yang memimpin apel gelar pasukan menyampaikan, menghadapi perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah, Kepolisian Daerah Sulbar melakukan gelar apel pasukan operasi ketupat siamasei. Itu dilakukan demi meningkatkan sinergitas kepada pemerintah daerah dalam menciptakan rasa aman dan nyaman dihari besar Islam tersebut.

Prinsipnya kita menyiapkan dua pertiga kekuatan, kalau kami ada 6.000 maka 4.000 siap kami terjunkan kelapangan, sedangkan kekuatan pendukung tadi kita sudah lihat, baik Ibu wakil gubernur dan bupati semuanya siap memberikan dukungan dalam operasi yang dinamakan operasi kemanusiaan agar kita bisa melayani masyarakat disetiap pos-pos,” kata Baharuddin Djafar.

Dikemukakan, sesuai kesepakatan dan kerja sama yang telah dilakukan antar unsur terkait baik dari Pemerintah Daerah Sulbar, Pemerintah Kabupaten Mamuju serta didukung berbagai pihak dari Danrem 142 Tatag, Kanwil Agama serta Polda Sulbar, telah menandatangani pengaktifan empat pilar yang akan berlangsung hingga pemilihan kepala Daerah dikegiatan pemilu yang sudah tidak lama lagi.

Bersama Gubernur Sulbar dan Bupati Mamuju, koordinasi pelaksanaan apel telah dikomunikasikan sejak awal bahkan pengarahan koordinasi tersebut diarahkan langsung oleh empat menteri dan panglima sehingga dalam penangananya dinyatakan sangat siap.

“Jadi kalau mungkin di daerah lain hanya tiga pilar kalau kita empat pilar, tambahannya terdiri dari Babinsa, Kepala Desa, Babinkantibmas serta penyuluh agama, nah ini untuk di Sulbar sudah berjalan bersama-sama pimpinan kedaerah untuk memberikan pengarahan,” ungkapnya.

Terkait keberadaan posko pengamanan, Polda Sulbar beserta jajaran telah menyiapkan 26 pos yang tersebar di enam Kabupaten Se-Sulbar, termasuk pos pelayanan rawan longsor di Kabupaten Majene, dimana satgas Polres Majene sudah berkoordinasi pada rapat koordinasi sebelumnya untuk menyediakan alat berat dan itu sudah disiapkan dititik rawan tersebut, sedangkan di Mamuju sendiri ada empat pos.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulbar, Thamrin Endeng, Kasrem 142 Tatag, Letkol. Imran, Bupati Mamuju, Habsi Wahid, Kepala BNN Sulbar, Brigjen Pol. Pery Abraham, Kabinda Sulbar, Susetyo Karyadi, para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar, Dandim 1418 Mamuju, Letkol Inf. Jamet, Kapolres Mamuju, AKBP Muhammad Rivai Arvan serta tamu undangan.

(ADV/Kominfo/Farid)

banner 900x90
Berita Sulbar
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.