banner 900x90

Hak Asasi Adalah Hak Hidup

366 views
banner 900x90
Muh. Suyuti, Aktivis FPPI Mamuju

Muh. Suyuti, Aktivis FPPI Mamuju

Oleh : Muhammad Suyuti, S.Sos (Pimpinan Kota FPPI Mamuju)

Hak asasi manusia merupakan hak dasar yg telah dimiliki oleh setiap manusia dan di bawa sejak lahir serta tak ada satupun yang dapat mengganggu gugat karena ia merupakan kodrati dari Tuhan olehnya itu.

Landasan HAM tersebut menjadi cikal bakal hadirnya keadilan dan keberadaban, menyatukan perbedaaan tanpa membeda-bedakan antar agama, ras, suku, dan bangsa.

Kesempatan ini saya akan meminjam referensi dari para ahli. Misalnya John Locke mengartikan HAM ialah suatu hak yang dihadiahkan oleh Tuhan yang bersifat kodrati dimana hak asasinya tidak pernah dan tidak dapat dipisahkan dari hakekatnya, sehingga hak asasi merupakan sesuatu yang suci dan mesti dijaga.

Namun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kerap kali kita merasakan hak kita telah dirampas oleh orang – orang yang tidak bertanggungjawab atas dasar kepentingan ekonomi individualis dan  politik kekuasaan. 71 tahun Indonesia merdeka dari penjajahan bangsa Eropa namun perjalanannya negara hari ini belum mampu keluar dari cengkeraman negara-negara asing yang merampas hak hidup rakyat Indonesia dengan melakukan praktek-praktek ekonomi kapitalisme, penguasaan sumber daya alam Indonesia yang biasa disebut sistem ekonomi kapitalisme Dimana sistem ekonomi tersebut mengandalkan kekuatan Modal dari kekuatan Modal itulah yang membuat rakyat kita menjadi terasing dilingkungan sendiri bahkan banyak rakyat Indonesia yg tidak mampu bekerja sebab perusahaan yang mengelola sumber daya alam kita bukan lagi atas dasar padat karya akan tetapi semua serba mesin tekhnologi.

Dari sisi lain rakyat Indonesia banyak kehilangan pekerjaan oleh karena proses industrialisasi yang berujung pengalih fungsian lahan demi pemenuhan kebutuhan ekonomi dunia. Seperti tanah yang merupakan alat produksi rakyat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta kebutuhan  pangan nasional disulap menjadi lahan-lahan industri sehingga disetiap daerah yang ada di Indonesia banyak mengalami proses urbanisasi atau biasa disebut perpindahan penduduk dari desa ke kota utamanya para anak-anak muda untuk mencari pekerjaan karena menganggap bahwa di desa tak ada lagi pekerjaan,ini merupakan problem besar bagi negara kita yang tidak mampu menjadikan desa sebagai kekuatan ekonomi tentunya kehadiran negara dalam hal ini dibutuhkan memecahkan masalah ini sehingga apa yang menjadi nilai-nilai dasar hak asasi manusia itu terpenuhi seperti dalam amanah hirarki perundang undangan tertinggi pasal 34 ayat 1, fakir miskin dan anak-anak terlantar di pelihara oleh negara.

Selain daripada itu hak asasi kita adalah hak berdemokrasi, dimana kita harus bebas menyampaikan pendapat di hadapan umum serta hak untuk menentukan pilihan baik itu pada pemilu legislatif ataupun eksekutif tanpa ada intimidasi politik yang dapat mengakibatkan perpecahan antar umat beragama, suku dan ras. Bahkan tidak memilih pun itu adalah sebuah pilihan karena dengan atas dasar kesadaran politik dengan berkaca pada situasi dan kondisi sosial yang carut marut yang sedang dilangsungkan oleh para kelompok-kelompok avountirir kekuasaan semata.

Tercatat 7 Provinsi akan menggelar Pilkada serentak pada15 Februari 2017 salah satunya adalah provinsi Sulawesi Barat.

Peringatan hari Hak Asasi Manusia 10 Desember 2016 merupakan momen refleksi atas pemenuhan-pemenuhan hak asasi kita yakni hak untuk mendapatkan kehidupan dan penghidupan.

Selaku ketua Kota FPPI Mamuju saya sampaikan kepada seluruh rakyat Sulawesi Barat bahwa Tanah adalah alat produksi kita, tanpa tanah kita tidak bisa hidup maka untuk apa kita memilih pemimpin yang akan merusak sumber penghidupan kita atau alat produksi kita. (*)

banner 900x90
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.