banner 900x90

Ansor Sulbar Minta Warga Tidak Terpancing Isu FPI

318 views
banner 900x90

Sudirman Ketua PW GP Ansor Sulbar

Mamuju, Katinting.com – Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Barat (PW GP Ansor Sulbar) tegas menolak Habib Rizieq jadi Imam Besar Umat Islam.

Dimana akhir-akhir sang imam FPI itu menjadi heboh, mulai dari melaporkan sang Calon Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok tentang penistaan agama sampai pada Demo 1411 dan demo 212.

Kini muncul lagi pemberitaan dibanyak media yang menimbulkan pro dan kontra. Dimana sekira tanggal 04 Januari 2017 beredar surat di beberpa pesantren di Pulau Jawa dan beberapa pesantren diluar Pulau Jawa tentang keinginan Habib Rizieq mengajak para kyai, santri dan masyarakat untuk mengisi formulir pengangkatan beliau menjadi Imam Besar umat Islam.

Untk itu, Sudirman AZ, Ketua PW Ansor Sulbar yang mendengar bahkan melihat formulir isian tersebut kaget dan mencoba membuka literatur atau buku-buku sejarah tentang Indonesia dan khusus sejarah Islam namun dari buku yang sempat beliau baca mulai sejarah kepemimpinan zaman baginda Nabi Rasulullah SAW, Sahabat, Tabi’in, tabi’in Tabi’in bahkan membaca kisah hidup pendiri organisasi besar di Indonesia sekelas NU dan Muhammadiyah belum pernah membaca adanya pengangkatan tentang Imam Besar Umat Islam.

Sehinhha, memurut Sudirman AZ yang juga mantan Pengurus Cabang PMII Mamuju ini ihwal adanya Imam besar Umat Islam seperti Habib Rizieq itu mengada-ada dan kicauan yang tidak usah ditanggapi secara serius, seandainya pun ada ya cukuplah jadi Imam besar FPI saja.

“Dan kalau seandainya pun ada pengangkatan Imam Besar Umat Islam di kalangan Ulama maka sepantasnya pendiri NU hadratussyekh Hasyim Ashary dan anak cucunya lebih pantas untuk diangkat, karena dari segi keilmuan dan massa beliau lebih riil.” Kata Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhary Mamuju.

Dikesempatan lain beliau menghimbau kepada masyarakat agar jangan mudah terpancing tentang issu maupun berita tersebut apalagi mengisi formulir karena itu tak lepas dari agenda politik terselubung dan kepada para pemerintah baik pusat maupun daerah tak terkecuali para aparat TNI Polri agar capat mengambil tindakan sebelum terjadi sesuatu yang kita tidak inginkan, pungkasnya. (*)

banner 900x90
Berita Sulbar
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.