banner 900x90

Pemkab Mamuju Akan Kembalikan 3.200 Anak Kesekolah Pada 19 November 2016

banner 900x90
Foto bersama pihak Pemkab Mamuju, Philips, Unicef dan anak penerima bantuan

Foto bersama pihak Pemkab Mamuju, Philips, Unicef dan anak penerima bantuan

Mamuju, Katinting.com – Bupati Mamuju Drs. Habsi Wahid, MM dalam sambutanya saat menghadiri Serah terima bantuan yang diberikan dari PT. Philips Indonesia di Kantor Bupati Mamuju, Rabu (19/10), melalui Unicef mengatakan bahwa pada tangga 19 November 2016 akan mengembalikan anak kesekolah sebanyak 3.200 , melalui Program Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Mamuju sebagai Program Prioritas Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga.

BACA JUGA : Sau Hong Lim, Philips Lakukan Inovasi Untuk Indonesia

Seperti yang ada pada misinya menuju Mamuju yang lebih maju dan terbuka untuk setiap orang yang memiliki keperluan bersama – sama membangun Mamuju selama 5 tahun kedepan.

“Lampu Philips sejak kecil sudah saya pakai dari dulu dan kita sudah melakukan sosialisasi untuk membantu menghemat daya 80 % , saya juga akan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat bahwa PT. Philips sudah datang ke Mamuju untuk menyerahkan bantuan sarana pendidikan untuk Kabupaten Mamuju,” Kata Habsi Wahid dalam sambutanya.

Gerakan Kembali Bersekolah sudah ada sejak tahun 2012 pada masa kepemimpinan Bupati Suhardi Duka dan saat ini akan terus berlanjut karena ini sangat membantu anak yang putus sekolah dengan jumlah yang besar sekitar 10.000 anak. Tahun kemarin sebanyak 711 yang sudah di kembalikan dan pada tahun ini kita target kembalikan 3.200, kami berharap bahwa kualitas pendidikan harus dilakukan pemerataan baik dari tingkat SD, SMP dan SMA, pungkasnya.

Dari data SIPBM (Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat) yang dilakukan UNICEF dan Pemkab Mamuju melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA)  Kabupaten Mamuju sehingga lebih banyak data akurat mengenai anak putus sekolah dengan melakukan gerakan kembali bersekolah tidak hanya menjadi gerakan partisipasi pemerintah daerah saja tetapi seluruh masyarakat dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, imbuhnya. (Lisa Sari Dewi. H)

 

banner 900x90
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.