banner 728x90

Manakarra Local Wisdom, Ajang Permainan Tradisional

1113 views
banner 728x90
Foto Depan (Ki-Ka) - Ketua DPRD Mamuju, Wakil Bupati Mamuju, Setkab Mamuju dan Kadis Pariwisata Mamuju

Foto Depan (Ki-Ka) – Ketua DPRD Mamuju, Wakil Bupati Mamuju, Setkab Mamuju dan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Mamuju

Mamuju, Katinting.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Melalui Dinas Pariwisata dan kebudayaan menyelenggarakan Manakarra Local Wisdom Festival Permainan Tradisional, berlangsung di Anjungan Pantai Manakarra, yang berlangsung selama dua hari, Minggu, 16 – 17 Oktober 2016.

Pada pembukaan acara hadiri Ketua DPRD Mamuju Hj. Siti Suraidah Suhardi, SE.,M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju, Wakil Bupati Mamuju, Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan, Kepala pendidikan  pemuda dan olahraga, perwakilan Kodim 1418 Mamuju, serta jajaran SKPD lainya.

Bahkan sejumlah pejabat yang hadir bernostalgia, mencoba memainkan permainan tradisional bersama para peserta dari tingkat SD. Dimana sejumlah  permainan tradisional yang ada seperti mogasing, kalacang, moressu, layang – layang, tekka, jekka, mobang – bang, motaru, tenteng, biho dan mosendal semakin menambah kemeriahkan acara festival tersebut.

Tersebut dilaksanakan, karena permainan tradisional bertahap menghilang dengan munculnya smartphone yang menyediakan sarana game online gratis di tambah sosial media yang semakin berkembang.

Saat membuka, wakil Bupati mengatakan bahwa Negara maju adalah Negara yang tidak akan pernah meninggalkan nilai – nilai tradisional, tentunya Irwan sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata yang bisa menambah Khazanah budaya, meskipun tidak semua permainan ada dan bahkan sudah termodifikasi bukan murni permainan budaya yang sebenarnya.

Sambungnya, Seperti yang sudah di ketahui membandingkan permainan sekarang yang serba internet dilengkapi fasilitas modern ketika dibandingkan dengan permainan tradisional, yang di uji dari permainan tradisional adalah sebuah ketangkasan, keterampilan, kejujuran, rasa sportivitas dan yang dipupuk disitu adalah kebersamaan tapi lainya halnya berbicara permainan modern seperti hidup di muka bumi sendirian, sibuk dengan dirinya sendiri tanpa peduli siapapun disekitarnya.

“Harapan saya sebaiknya kepada guru – guru penggunaan handphone  khususnya di tingkat Sekolah Dasar harus dikendalikan, meskipun orang tua membutuhkan itu sebagai alat memantau si anak setidaknya handphone yang diberikan khusus untuk menelfon saja dan memberikan sesuatu ke anak sesuai dengan porsinya,” haturnya.

Sementara itu Ketua DPRD Mamuju, Hj. St. Suraidah Suhardi  sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, bahwa ia tak ketinggalan mencoba sejumlah permainan, dengan wajah riang dan gembira ia memainkan permainan tradisional yang banyak dimainkan anak-anak perempuan dimasanya, seperti mengingatkan kembali akan masa kecil dulu. (ADV/LSDH)

Ketua DPRD Mamuju saat main permainan di acara Manakarra Local Wisdom

Ketua DPRD Mamuju saat main permainan di acara Manakarra Local Wisdom

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.