banner 728x90

Saifuddin Prihatin Adanya Intimidasi Wartawan di Matra

675 views
banner 728x90
Saifuddin A Baso

Saifuddin A Baso

Matra, Katinting.com – Intimidasi yang dialami Wartawan di Matra, mendapat perhatian dari berbagai pihak, salah satunya datang dari ketua Komisi II DPRD Matra Saifuddin A. Baso, ia menyatakan sangat prihatin dan juga mengecam atas kejadian yang menimpa seorang wartawan senior di Matra Joni Banne Tonapa, beberapa waktu lalu.

Saifuddin A. Baso mengatakan, pers itu adalah mitra kerja pemerintah untuk mempublikasikan kegiatan serta program yang telah tersalurkan ke masyarakat dan juga sebagai sumber informasi terkait pelaksanaan kerja dari tingkat Kabupaten khususnya di Matra hingga ke tingkat Desa.

“inikan salah satu kriminal yang harus diantisipasi oleh pihak keamanan dan jangan dipandang sebelah mata, karena pers itu dilindungi oleh Undang-Undang apalagi dalam peliputan,” tutur Saifuddin.

Maka dari itu Saifuddin A. Baso yang juga politisi Partai Golkar meminta Kepolisian Polres  Matra agar mengusut tuntas kasus pelemparan mobil dan teror tersebut terhadap Joni, yang kemungkinan besar kasus ini ada sangkut pautnya dengan peliputan di areal PT. Mamuang soal pembakaran rumah dan sengketa lahan, ujarnya.

Ditempat terpisah Joni Banne Tonapa, mengucapkan banyak terima kasih atas apresiasi rekan-rekan jurnalis, terutama jurnalis yang berada di wilayah Sulbar yang sangat prihatin dan telah menyuarakan solidaritas sesama insan pers hingga mendesak pihak kepolisian untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku pelemparan.

“Saya mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh wartawan khususnya di Sulbar dengan aksi solidaritas yang dilakukan, serta menuntut pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku pelemparan,” terang Joni.

Joni menambahkan, persoalan pelemparan telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan akan tetap dikawal, karena pada saat melapor dia (Joni red.) juga didampingi oleh rekan-rekan jurnalis yang berada di Matra. (*)

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.