banner 728x90

Temuan Satria ABM, Terdapat Kejanggalan Pada DP4 Sulbar

1966 views
banner 728x90
Sekertaris Satria ABM, Sulfakri Sultan

Sekertaris Satria ABM, Sulfakri Sultan

Mamuju, Katinting.com – Mencermati pelaksanaan tahapan pemutakhiran data pemilih yang sedang dilakukan oleh pihak penyelenggara Pemilu Kada Sulbar 2017, Relawan Satria ABM menemukan kejanggalan pada Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).

Menurut Sekertaris Satria ABM, Sulfakri Sultan, setelah melakukan analisis dan pencocokan data DP4 yang dirilis oleh KPUD yang bersumber dari pemerintah. Dari pengamatannya yang dilakukan secara keseluruhan pada 551 TPS di Kabupaten Mamuju, mendapati beberapa kejanggalan dalam peningkatan jumlah DP4 di Mamuju.

Menurutnya, telah terjadi peningkatan jumlah pemilih potensial di Mamuju yang menurut dugaan kami adalah “Peningkatan dalam jumlah yang tidak wajar dan tidak rasional”.

Bahwa dalam kurun waktu tidak lebih dari setahun telah terjadi peningkatan pemilih potensial di Mamuju sebanyak 36.947 pemilih dengan penjelasan bahwa jumlah DPT Pilkada 2015 adalah 159.416 sedangkan jumlah pemilih berdasarkan data DP4 yang kami terima dari KPUD Kabupaten Mamuju adalah 196.732

Sulfakri mencontohkan, di TPS 05 Desa Papalang Kecamatan Papalang terjadi selisih antara DPT Pilkada 2015 dengan DP4 Pilgub 2016 sebanyak 359. Peningkatan ini menjadi tidak wajar menurut kami, karena wilayah tersebut bukanlah wilayah yang potensi dengan pertumbuhan penduduk yang cepat, atau bukan daerah dengan potensi tujuan migrasi penduduk yang masuk.

Selain itu, telah terjadi penambahan jumlah pemilih potensial yang tidak wajar pada TPS yang berada di wilyah perbatasan. Hal ini sangat berpotensi menjadi  modus kecurangan pemilih ganda oleh warga dari kabupaten lain. Contoh TPS 01 Desa Taan Kecamatan Tapalang ada selisih 282 Pemilih dari jumlah DPT Pilkada 2015 sebanyak 307 menjadi 589 pada data DP4 milik KPU. Contoh lain untuk daerah perbatasan adalah Desa Lasa Kecamatan Kalumpang itu telah terjadi peningkatan jumlah pemilih sampai 280 Orang. Demikian pula di TPS 01 Desa Tarailu terjadi peningkatan sampai 423 orang hanya dalam wilayah satu TPS saja.

Sambung, namun disamping dari pada peningkatan jumlah pemilih yang kami anggap sangat ekstrim dan tidak wajar tersebut, ternyata masih juga ada warga yang belum terdaftar dalam DP4 milik KPU. Hal ini kami sampaikan berdasarkan temuan tim kami ditingkat desa yang telah menerima laporan dari beberapa masyarakat yang namanya tidak terdaftar di DP4 yang dirilis oleh KPUD. Proses tidak ditemukannya nama warga tersebut dalam daftar DP4 adalah pada saat petugas PPDP melakukan pencocokan data di rumah warga yang kami maksud, imbuhnya.

“Dengan ini kami mendesak kepada penyelenggara Pilkada dalam hal ini KPUD untuk melaksanakan verifikasi serius terhadap DP4 dari Pemerintah. Dan dalam penetapan DPS nantinya kami akan dengan sungguh-sungguh memeriksa nama pemilih yang terdaftar pada DPS tersebut. Kami akan sangat serius melakukan protes kepada pihak yang bersangkutan apabila nantinya kami menemukan ada pemilih ganda juga nama pamilih yang sudah pindah dan atau meninggal dunia namun masih terdaftar sebagai pemilih,” terang pria yang akrab disapa Akki ini.

Ia menambahkan dan mengajak kepada seluruh elemen Masyarakat Mamuju untuk ikut menelisik dan memeriksa dengan baik DP4 yang akan Menjadi DPS nantinya. Demi menjaga kualitas pelaksanaan pilkada 2017, ujarnya. (Anhar Toribaras)

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.