oleh

BPN dan Disbun Sulbar Tak Tahu Luas Area HGU

banner 728x90
Pihak Disbun saat berdialog dengan pengunjukrasa
Pihak Disbun saat berdialog dengan pengunjukrasa

Mamuju, Katinting.com – Badan Pertanahan Nasional dan Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar saat berdialog dan ditanya pengunjuk rasa tidak mengetahui luas area Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan sawit di Sulbar.

“Sulbar sudah 12 tahun, namun pihak Dinas Perkebunan dan BPN tak tahu tentang luasnya peta HGU, saya kira mereka tak serius mengurus petani, dan kami yakin mereka bermain mata dengan pihak perusahaan,” kata Pimpinan Kota Mamuju Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), Muh. Suyuti. Selasa kemarin (27/09).

Lanjutnya dinas terkait maupun BPN seharusnya tahu akan peta HGU di Sulbar karena peta wilayah itu yang akan jadi acuan lembaga dinas perkebunan dan BPN bergerak dalam mengurusi petani sawit dan pertanahan tentunya.

Untuk itu para pengunjuk rasa meminta agar pihak lembaga dinas perkebunan yang mengetahui tentang harga TBS sawit dan pertanahan agar menyelesaikan konflik lahan yang terjadi di Sulbar dan tidak menghisap para petani sawit dengan permainkan harga, yakni oleh penentu kebijakan yang tidak bertanggung jawab.

Sengketa lahan dan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit diminta agar semua penentu kebijakan benar – benar mengambil langkah serius untuk mengurusi perkebunan yang kami pikir hanya menguntungkan satu pihak tanpa memikirkan warga tani.

“Sangat disayangkan banyaknya persoalan selain dari harga TBS sawit yang kami nilai sangat krusial, BPN dan Dinas Perkebunan juga tak tahu luas lahan HGU Sulbar, ini sangat keliru padahal pemangku jabatan seharusnya tahu itu, Apa yang mereka urusi?,” tutupnya. (Wahid)

Bagikan

News Feed