dprd sulawesi barat

Histeria! Dituding Serobot Lahan HGU 4 Warga di Adili

127 views
banner 468x60

Unjukrasa Ibu-ibu yang menuntut suaminya dibebaskan tuduhan menyerobot lahan PT. Mamujuang di PN Pasangkayu. (Joni)

Mamuju, Katinting.com – Dituding mencuri buah kelapa sawit diwilayah HGU PT. Mamuang, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, empat warga Desa Palanto Jaya, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah ditahan dan diadili Dipengadilan Negeri Pasangkayu.

Merasa di kriminalisasi oleh pihak perusahan yang menuding empat warga Desa Palanto Jaya melakukan penyerobotan serta dituding melakukan pencurian diareal HGU, puluhan masyarakat dari Desa Palanto Jaya Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala. langsung melakukan aksi demo didepan kantor Pengadilan Negeri Pasangkayu.

Dalam aksi demo tersebut seorang ibu-ibu yang membawa serta anak kecilnya histeris tak tahan menahan emosi akibat suaminya yang menjadi tulang punggung keluarga kini ditahan, padahal  menurutnya lahan yang selama ini menjadi tumpuan hidupnya dan sudah digarap selama bertahun – tahun namun diklaim secara sepihak oleh PT. Mamuang.

Massa aksi dari Desa Palanto Jaya, Kabupeten Donggala, Sulawesi Tengah ini. meminta pihak perusahan PT. Mamuang memperlihatkan peta HGU asli di hadapan masyarakat. Selain itu warga juga menuding PT. Mamuang dengan sengaja merampas lahan masyarakat Desa Palanto seluas 42 hektar.

PT. Mamuang yang diketahui bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit dan mempunyai HGU di wilayah Kabupaten Mamuju Utara, diduga dengan sengaja memperluas HGU secara sepihak ke wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah dan diduga merampas sekitar 42 hektar lahan masyarakat secara sepihak.

Febrianto SH. Salah satu dari Sembilan pengacara perhimpunan bantuan hukum rakyat dan Walhi Sulteng yang mendampingi warga mengatakan, tuduhan pencurian yang disangkakan kepada empat warga desa palanto yakni Jupri, Sikusman, Paris, Muliadi, tidak mendasar. karena tuduhan pencurian itu berada dilahan masyarakat Desa Palanto sendiri. Tegas Febrianto.

Sementara lahan seluas 42 hektar yang diklaim pihak PT. Mamaung sebagai HGU, menurut pengacara warga. lahan tersebut telah bersertifikat dan kedudukannya berada diwilayah Kabupaten Donggala.

Selain berorasi seorang perempuan yang juga suaminya ditahan karena dituding melakukan pencurian buah kelapa sawit membacakan surat terbuka Kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sambil meneteskan air mata. (Joni)

Pencarian Terkait

Ali Baal Masdar