banner 728x90

Harga Telur di Topoyo Melambung

Tidak ada komentar 243 views
banner 728x90

Foto telur. (Dok. Katinting.com)

Topoyo,Katinting.com – Dalam tiga hari terakhir harga telur di Topoyo, Mamuju Tengah, mengalami pergerakan kenaikan cukup tinggi dari harga sebelumnya.

Harga telur pekan lalu di Pasar Topoyo, masih berkisar Rp. 40 ribu sampai Rp. 42 ribu satu rak, namun dalam tiga hari ini, terus bergerak dari Rp. 45 ribu dan saat ini sudah tembus Rp. 50 ribu satu rak. Tentu bagi pengusaha kuliner di Mamuju Tengah, merasakan dampak kenaikan harga telur.



Salah seorang pengusaha kuliner di Topoyo, Hasriati, mengungkapkam bahwa cukup kaget dengan harga telur yang tiba tiba melambung tinggi dalam tiga hari terakhir. Sebab, pekan lalu saat dirinya belanja telur untuk kebutuhan usaha yang dilakoninya, harganya masih Rp. 40 ribu satu rak.

“Tapi tadi saya kepasar, harganya sudah diatas dari harga sebelumnya yakni Rp. 47 ribu satu rak, ada kenaikan Rp. 7 ribu dari sebelumnya, maka tentu kenaikan ini cukup tinggi,” ungkap Hasriati.

Sementara itu penjual pentolan atau atau bakso keliling di Mamuju Tengah, Wahyudi, juga mengakui kenaikan harga telur cukup tinggi terjadi saat ini, karena baru saja empat hari lalu dia belanja telur dua rak dengan harga satu rak Rp. 40 ribu, tapi Sabtu pagi hari ini, saat kembali belanja telur, harga satu rak dipasaran sudah dibelikan Rp. 50 ribu.

“Makanya Saya cukup shock mengetahui kenaikan harga telur, karena tiba tiba kenaikannya Rp. 10 ribu, biasanya cuman naik Rp. 1000 atau Rp.2000.” tutur Wahyudi.

Pagi tadi Saya kepasar, ternyata sudah naik dari tiga hari lalu, katanya pedagang pasokan telur berkurang, sehingga membuat pedagang kesulitan mendapatkan pasokan telur, jadi pedagang juga membelinya sudah mahal dari pedagang distributor telur, aku Wahyudi.

Makanya Ia berharap kepada Tim Satgas Pangan Polri, kiranya bisa melakukan pemantauan distribusi telur masuk Mamuju Tengah, karena bukan tak mungkin pedagang besar memanfaatkan suasana saat ini, sehingga dengan berbagai alasan mereka melambungkan harga telur, yang tentunya merugikan para pelaku usaha kuliner dan masyarakat secara umum.

“Karena kalau harga telur makin melambung, tentu pengusaha seperti saya ini, akan mengurangi porsi telur pada pentolan kami, makanya kami berharap kepada Tim Satgas Pangan agar melakukan pemantauan distribusi telur di Mamuju Tengah, guna menekan kenaikan harga telur,” harap Wahyudi.

Terpisah salah seorang pengecer telur di Topoyo, Fatimah, menyampaikan kalau modal yang dikeluarkannya untuk mendapatkan stok telur memang cukup besar, karena Dia beli dipedagang distributor harganya sudah diatas Rp. 40 ribu satu rak.

“Makanya sekarang kami jualnya,sudah diharga Rp. 47 ribu sampai Rp. 50 ribu, karena tidak mungkin kami jual murah, sebab kami juga mengeluarkan biaya untuk transportasi angkut telurnya, dan hitungan jual kami menutupi modal semuanya adalah Rp. 47 ribu bahkan sudah ada yang jual Rp. 50 ribu,” singkat Fatimah.

(Mahfudz)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Harga Telur di Topoyo Melambung"