banner 728x90

Harga Bawang Merah Tembus 60 Ribu, Telur Stabil

Tidak ada komentar 179 views
banner 728x90

Gambar Bawang Merah. (IST)

Mateng, Katinting.com – Kurang dari 5 hari jelang pelaksanaan hari raya idhul fitri 1441 Hijriah di Mamuju Tengah, harga beberapa kebutuhan pokok dipasaran mengalami kenaikan, meskipun ada juga beberapa harganya cukup stabil.

Salah satu kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan adalah harga Bawang Merah, yang terus merangkak naik sejak awal ramadhan lalu, dan pada Selasa pagi (19/05), ditingkat pedagang pengecer, harga bawang sudah mencapai Rp. 60 ribu perkilogram.

Salah seorang pedagang pengecer, Hamzah, mengemukakan bahwa harga bawang merah memang agak cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir, diakibatkan beberapa faktor, distribusi yang kurang dan permintaan tinggi.

Katanya, harga mulai merangkak sejak sebelum ramadhan, tapi pergerakannya baru terasa naiknya sepekan ramadhan sedang dijalani, hingga jelang akhir ramadhan ini, harganya makin naik.

“Hari ini sudah Rp. 60 ribu perkilogram, dan ini dipastikan akan bertahan hingga usai ramadhan, mengingat dari pemasok juga, barang terakhir masuk dua hari lalu, tentu barang baru akan masuk setelah sepekan usai idhul fitri,” kata Hamzah.

Selain kenaikan harga bawang merah, kenaikan kentang dan wortel juga terjadi, yang tadinya hanya Rp.20 ribu hingga Rp.22 ribu, saat ini sudah diharga Rp.25 ribu ditingkat pengecer.

“Sekarang pak sudah Rp.25 ribu perkilogram untuk kentang dan wortelnya, naik semua kebutuhan pokok jelang lebaran idhul fitri” sebut Nurmiati, salah seorang pengecer di Topoyo.

Sementara yang cukup stabil saat ini adalah harga telur, sejak berada di harga Rp.40 ribu sekira dua pekan sebelum ramadhan, sampai menjelang akhir ramadhan harga masih sama.

“Harga telur kami, masih sama sebelum ramadhan hingga jelang akhir ramadhan, yakni Rp. 40 ribu, meski permintaan juga cukup tinggi, tapi pasokan cukup banyak, jadi tak mempengaruhi harga” ungkap Aswar salah seorang pedagang telur dari Sidrap di Topoyo.

Menurutnya, harga telur tak merangkak, karena ketersediaan telur dibeberapa wilayah, sangat cukup sehingga harga tak terpengaruh. Sebab, permintaan dan pasokan seimbang.

“Ini saja, telur kami, masih tersisa banyak, karena pasokan melimpah, karenanya kami sudah sepekan di Topoyo, dan tetap menjualnya dengan harga yang sama, karena nyaris kurang laris, akibat semua wilayah di Mamuju Tengah, pasokan memadai,” tutup Aswar.

(Mahfudz)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Harga Bawang Merah Tembus 60 Ribu, Telur Stabil"