dprd sulawesi barat

Harapan Sekprov Sulbar di Rakor Ketransmigrasian

44 views
banner 468x60

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Ismail Zainuddin saat membuka acara Rakor Ketransmigrasian. (Hms Pemprov Sulbar)

Mamuju, Katinting.com – Dinas Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) Ketransmigrasian tingkat Provinsi Sulawesi Barat TA. 2018 di Hotel Maleo Mamuju, Senin (12/2).

Rakor tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Ismail Zainuddin. Ia mengatakan, adanya rapat kordinasi tersebut untuk mengkoordinasikan program-program dari dinas transmigrasi yang ada di kabupaten dan provinsi tahun 2018, dengan membangun kebersamaan, membangun ide-ide dan berinovasi yang bertujuan membangun kesejahteraan rakyat.

“Menyamakan persepsi juga menjadi hal yang sangat penting bagi kita semua, karena pendekatan kita bottom up, dari bawah ke atas, kita susun program berdasarkan program pemerintah pusat dan nawacita presiden. Saya harapkan juga, rapat ini menghasilkan program persiapan kawasan pembangunan dan pengembangan Ketransmigrasian,” ucap Ismail.

Pada rakor yang dihadiri 50 peserta dari kabupaten dan provinsi tersebut, Ismail juga membeberkan beberapa tahapan program yang disusun pemerintah provinsi, seperti di bulan Februari ada musyawarah perencanaan pembangunan di tingkat desa, kecamatan, sampai pada Musrenbang tingkat kabupaten. Selanjutnya bulan Maret penyusunan rencana kerja pemerintah daerah, diikuti dengan penyusunan rencana kerja SKPD.

“Pola pembangunan kita selalu seperti kemarin-kemarin, saya inginkan mulailah bekerja dengan model yg lebih strategis, contohnya nelayan yang tak butuh lahan, cukup disiapkan perumahan dan diberi pengetahuan dan kecerdasan untuk mengolah hasil laut,” kata Ismail.

Selain itu mantan pejabat Bupati Mateng tersebut juga mengemukakan ketertarikannya pada gagasan kawasan pulau Ambo bisa diwujudkan menjadi suatu kota baru, dengan menggunakan fasilitas seperti perkotaan, ada terminal dan rumah sakit, “Kalau gagasan kota baru diwujudkan, sektor pertanian dapat digagas menuju sektor jasa dan sektor industri, ini menjadi gagasan yang menarik, transmigrasi itu dari desa menjadi sebuah kota. Salah satu kelemahan kita yaitu di ASN yang jarang berinovasi, cetuskan sebuah inovasi, jadikan daerah anda menjadi suatu kota baru,” tandas Ismail.

(Hms/Dhilah)

Pencarian Terkait

Ali Baal Masdar