banner 900x90

Gubernur Sulbar Minta Pimpinan OPD Bekerja Serius

61 views
banner 900x90

Gubernur Sulbar, Ali Baal didampingi Junda Maulana saat memimpin rapat Koordinasi Prioritas Pembangunan daerah Provinsi Sulbar. (Humas Pemprov Sulbar)

Mamuju, Katinting.com – Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar kembali mengingatkan pimpinan OPD agar bekerja secara serius, sehingga Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019 yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik.

Itu ditekankan saat memimpin Rapat Koordinasi Prioritas Pembangunan daerah Provinsi Sulbar, dalam rangka perumusan rancangan akhir RKPD 2019 di ruang pertemuan lantai 2 kantor Gubernur Sulbar, Senin (23/4).

“Mari bekerja sungguh-sungguh, sebab kita ingin membuat kesan yang bagus di dalam pemerintahan,“ kata Ali Baal.

Masih kata Ali Baal, beberapa sektor yang perlu dikembangkan guna peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan, diantaranya sektor pendidikan dan kebudayaan, kesehatan, pertanian, perikanan dan kelautan, ekonomi, infrastruktur dan industri.

Pada sektor pendidikan dan kebudayaan, perlu ada penerapan kurikulum yang baik dalam membangun inovasi agar proses belajar mengajar lebih berkualitas.

“Mutu pendidikan perlu ditingkatkan agar siswa dapat berinovasi dan kesejahteraan guru perlu juga kita perhatian,” tandasnya.

Sementara pada sektor kebudayaan, menurutnya kebudayaan yang beragam di masing-masing daerah di Sulbar sebagai potensi yang dimiliki dan perlu didorongan agar berkembang. Kebudayaan dan pariwisata sangat erat kaitannya sehingga perlu dibangun dan kembangkan setiap potensi itu. Pada sektor ekonomi, dengan menjamim rasa keadilan bagi masyarakat di Sulbar, dapat pula meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

“Kita akan membina masyarakat Sulbar dan memberikan mereka kesempatan untuk berbuat agar memperoleh pekerjaan, salah satunya ialah upaya membuat program yang membutuhkan banyak pekerja,”ucapnya.

Sedangkan pada sektor perikanan dan kelautan, kedepan Sulbar diharapkan dapat membangun dan mengembangkan industri kemaritiman yakni pembuatan kapal nelayan, memberikan bantuan alat tangkap ikan dan menyediakan pabrik es.

“Ini yang harus kita kembangkan kedepan pada generasi kita, masa nenek moyang kita pelaut sedangkan kita tidak bisa buat kapal sendiri,” ucap Ali Baal.

Pada sektor pertanian, Ia menyarankan agar setiap lahan yang ada di Sulbar dapat dimanfaatkan, seperti melakukan penanaman komoditi yang dapat menghasilkan produksi seperti jagung atau kedelai.

Untuk itu melalui rakor tersebut, Ali Baal berharap RKPD yang telah dibuat dapat dilaksanakan dengan maksimal, sehingga secara bertahap segala persoalan yang ada di Sulbar dapat diatasi.

Kepala Bappeda Sulbar , Junda Maulana menyampaikan rakor yang dilaksanakan itu sebagai tahapan finalisasi RKPD dan selanjutnya dirampungkan sebelum diserahkan ke Kemendagri.

“Sesuai amanat Permendagri RKPD harus ditetapkan paling lambat 31 Mei, maka RKPD ini akan kami serahkan pada minggu kedua bulan depan,” terang Junda Maulana.

Pada rakor itu menghadirkan tiga narasumber yaitu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar Suntono, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPKN) Mamuju Saor Silitonga Ronald Rannu dan Agusssalim dari Universitas Hasanuddin (Unhas).

Turut hadir Asisten Bidang Administrasi Umum Djamilah, Staf Ahli Gubernur Darno Madjid, pimpinan OPD serta undangan lainnya.

(Advertorial/Mhy)

banner 900x90
Berita Sulbar
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.