banner 728x90

Gubernur Sulbar Diminta Ikut Bertanggung Jawab Polemik Utusan Paskibraka

banner 728x90

Demo di depan Kantor Dispora Sulbar terkait polemik utusan Paskibraka Nasional. (Dok. Zulkifli)

Mamuju, Katinting.com – Gubernur Ali Baal Masdar diminta ikut bertanggung jawab atas Polemik utusan Paskibraka Nasional, meminta mencopot Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Barat.

Hal itu disampaikan Korlap Aksi, Sopliadi, Aliansi Pemerhati Keadilan Generasi Muda Sulbar, saat menggelar aksi di kantor Dinas  Pemuda dan Olahraga Sulbar, kompleks kantor Gubernur Sulbar, Senin (2/8).

BACA JUGA : Demo Polemik Paskibraka, Dianggap Bikin Malu Kadispora Sulbar Diminta Mundur

Sungguh persoalan ini mencederai kemanusiaan, Dispora Sulbar mencoreng nilai-nilai ke-malaqbi-an, menghianati nilai keadilan.

“Hamzi harus mundur meletakkan jabatannya, jika masih punya kehormatan. Gubernur juga jangan diam dan harus bertindak tegas,” tegas Sopliadi.

Lebih lanjut dijelaskan dalam selebarannya, hal ini sekaitan dengan polemik pergantian Paskibra perwakilan Sulbar. Diketahui, Arya dan Kristina yang seyogyanya mewakili Sulbar menjadi anggota Paskibraka ditingkatkan Nasional pada 17 Agustus mendatang terpaksa diganti karena dinyatakan positif virus Corona.

Mereka kemudian digantikan oleh Paskibraka lainnya. Arya Maulana Mulya digantikan Muhammad Juandi Ali dari SMA Negeri 3 Polewali Mandar dan Kristina digantikan Anggi F Tamutuan yang merupakan siswi SMA Negeri 1 Mamasa. Padahal dalam surat keputusan tim seleksi Paskibraka seharusnya Nuraliyah dari Kabupaten Pasangkayu yang menggantikan Kristina.

“Setelah menganalisa kejadian ini melihat kronologi, Mala kami menyimpulkan dugaan adanya permainan yang dilakukan Dispora Sulbar yaitu melanggar surat keputusan yang dikeluarkan oleh Dispora. Dengan kejadian ini kami tidak menginginkan adanya korban selanjutnya yang kemudian hari haknya kembali dikebiri seperti kejadian yang diduga Dispora telah melanggar UU KKN,” tulis dalam selebaran tuntutan mereka.

Dalam aksi juga mendesak Polri segera memeriksa dugaan kecurangan yang dilakukan Pemprov Sulbar dalam pemberangkatan calon Paskibraka Nasional yang batal diberangkatkan diduga syarat dengan KKN.

Poin tuntutannya, mendesak Gubernur Sulbar untuk memanggil tim medis yang melakukan tes PCR dan Tim Gugus Covid-19 serta Balai POM untuk mempertanggungjawabkan terhadap hasil tes PCR terhadap calon Paskibraka pusat yang batal diberangkatkan.

Mendesak pemerintah untuk segera mencopot Kadispora Sulbar Kepala Bidang dan tim seleksi yang dianggap curang dalam proses pergantian peserta Paskibra Nasional yang diduga melanggar surat keputusan yang dikeluarkan tim seleksi.

Mendesak Presiden Jokowi untuk memperlakukan khusus yang difasilitasi oleh Gubernur Sulbar atas anak yang diduga didiskriminasi haknya dan difasilitasi oleh Gubernur Sulbar.

“Jika tuntutan kami tidak diindahkan maka kami akan pastikan aksi ini akan berlanjut sampai kemudian meminta masyarakat Sulbar untuk mendesak Gubernur Sulbar untuk turun dari Jabatannya,” jelasnya.

(Zulkifli)

Bagikan
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Gubernur Sulbar Diminta Ikut Bertanggung Jawab Polemik Utusan Paskibraka"