banner 728x90

Golkar Lebih Realistis Jika Mengusung ABM

952 views
banner 728x90

logos

Mamuju, Katinting.com – Molornya keputusan Golkar dari tanggal yang telah dirilis sebelumnya, dalam mengumumkan siapa bakal calon yang akan diusungnya pada Pilgub Sulbar 2017 mendatang, memunculkan banyak spekulasi.

Hal berbeda menjadi analisa tersendiri bagi direktur Logos Research ‘n Consulting, Maenunis Amin. Bagi Maenunis, molornya Golkar melangsir kandidat usungan, justru akan menjadi klimaks berakhirnya tanda tanya arah dukungan partai penguasa dua periode tersebut.

“Molornya keputusan tersebut, justru akan menjadi indikasi klimaks dan akhir pro kontra kandidat usungan Golkar. Golkar sangat jeli membaca perkembangan yang ada.” Ungkap Maenunis.

Pengamat politik ini menyebut variabel survey akan menjadi pertimbangan utama Golkar dalam menentukan langkah politik. ”Dengan variabel survey yang ada, ABM dan SDK dan Salim Mengga berada jauh dari kandidat lainnya termasuk dari kader Golkar seperti Angraeny dan Muhyina ataupun Ibnu Munzir akan membuat Golkar cukup realistis pada posisi calon wakil.” Jelasnya.

Dirinya menambahkan, “Dalam menentukan figur calon gubernur yang akan dipaketkan dengan kadernya, Golkar tentu akan lebih melirik kadidat yang memiliki tren survey yang bagus serta membuka ruang komunikasi lebih terbuka. Dua kondisi ini lebih dimiliki oleh ABM ketimbang SDK. Dikeluarkannya Kalma Katta dari simulasi final kadidat Golkar, menjadi jawaban tegas penolakan Golkar terhadap paket SDK-Kalma.”

Direktur Logos ini juga menyebut “gemuknya” partai koalisis ABM, akan menjadi daya tarik bagi Golkar, “ABM mampu memainkan irama komunikasi secara cerdas. Dalam injury time ini, Nasdem-Gerindra dan PKB sudah mengeluarkan rekomendasi DPP, bagi ABM, dan dikabarkan PPP juga akan segera masuk dalam gerbong koalisi pendukung ABM. Variabel menentukan calon wakil lebih dinamis ketimbang SDK. Mengunci Kalma sebagai wakilnya terlalu dini, membuat figur ataupun partai lainnya menjadi “ogah” merapat ke mantan bupati Mamuju tersebut.” Imbuh Maenunis.

Prediksi terakhir pria yang akrab disapa Inu ini, menyebut Golkar akan mengusung ABM dengan memaketkan kadernya sebagai calon wakil, “Golkar sudah finalisasi tiga nama yakni ABM, Angraeni Anwar dan Muhyina. Itu sudah penegasan yang cukup, bahwa Golkar akan ikut mengusung ABM sebagai calon gubernur. Hanya siapa diantara Angraeny dan Muhyina yang akan menjadi calon wakil ABM, saya rasa akan segera jelas bersamaan dengan dikeluarkannya rekomendasi resmi DPP Golkar bagi ABM.” Kunci Maenunis. (*)

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.