Gerakan Mamuju Mapaccing, Bupati Sayangkan Minimnya Kesadaran Masyarakat

Habsi Wahid saat mengkordinir Gerakan Mamuju Mapaccing

Habsi Wahid saat mengkordinir Gerakan Mamuju Mapaccing

 

Katinting.com, Mamuju – Sejak dilaunching tiga minggu lalu, Gerakan Mamuju Mapaccing yang menjadi terobosan Pemkab Mamuju untuk mendorong Ibu kota Sulbar menjadi daerah bersih terus konsisten dijalankan, dengan melibatkan seluruh pegawai negeri dan tenaga honorer sebagai contoh, sejumlah ruas jalan dalam kota Mamuju disisir untuk dibersihkan setiap hari Jumat.

Sayangnya untuk merubah midset masyarakat tentang prilaku hidup bersih nampaknya masih bertepuk sebelah tangan, dominan warga masih sekedar menjadi penonton saat kerja bakti tersebut dilakukan di depan rumah mereka. Inilah salah satu tantangan dari gerakan Mamuju Mapaccing, namun gerakan ini tidak boleh berhenti, meskipun kesadaran masyarakat masih minim, kita harus tetap lanjutkan dengan beberapa inovasi agar masyarakat sadar dan mau ikut terlibat,” tandas Bupati Mamuju H. Habsi Wahid disela kegiatan pembersihan yang dikoordinirnya langsung. Jumat (11/03)

Untuk menyiasati kendala yang ditemui, Bupati kemudian memanggil Kepala Dinas Kebersihan dan Camat Mamuju untuk mulai mengaktifkan pengumuman dengan menggunakan kendaraan operasional Dinas Perhubungan dan Kominfo guna memberitahukan kepada masyarakat akan kegiatan tersebut.

“Sampaikan kemasyarakat lewat pengeras suara dengan menggunakan mobil, supaya semua warga ikut bergabung melakukan pembersihan,” perintah Bupati, kepada Camat Mamuju.

Kepada Kabag Humas Bupati juga mewanti agar kegiatan ini dapat familiar di masyarakat harusnya dapat dipublis melalui sosial media atau semua metode informasi modern yang banyak di manfaatkan sekarang ini. Selain itu peran serta para kepala lingkungan, RT, RW sangat diharapkan sebagai ujung tombak pemerintah guna memberikan penyadaran.

Asisten satu Bidang Pemerintahan Muhammad Syahrir selaku koordinator gerakan Mamuju Mapaccing menjelaskan, untuk melaksanakan sosialisasi kemasyarakat, dua kendaraan operasional untuk memberikan pengumuman telah disiapkan, tinggal bagaimana peran serta kalangan masyarakat sendiri untuk merespon ajakan yang akan diserukan setiap hari jumat tersebut. Demi terciptanya kebersihan yang di inginkan, Syahrir sangat berharap agar masyarakat utamanya yang wilayah kediamannya menjadi sasasaran pembersihan, hendaknya dapat berpartisipasi dan bahu-membahu untuk membersihkan areal kediaman mereka. Kalau setiap orang sadar, tidak lama lagi Mamuju pasti akan bersih,” tegas Syahrir. (HMS/AR)

 

Tidak ada Respon

Komentar ditutup.