banner 728x90

DPPKB-PP & PA Akhirnya Buka Suara, Siap Kawal Kasus Pencabulan

banner 728x90

Gambar ilustrasi (net)

Mateng, Katinting.com – Kasus pencabulan yang menyita perhatian publik, oleh seorang terapis terhadap anak usia 7 tahun di Mamuju Tengah, mulai mendapatkan respon dari dinas terkait.

Saat dihubungi, Kepala Bidang Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB PP & PA), Zainal Abidin, mengemukakan bahwa pihaknya saat ini sedang konsen membicarakan persoalan tersebut.

Ia mengatakan bahwa telah memerintahkan stafnya, untuk mulai melakukan pendampingan kasus dengan berkomunikasi pihak penyidik di Polres Mamuju Tengah.

“Ini kasusnya memang spesifik, karena terduga pelaku juga adalah oknum salah satu kelompok pengajian, yang memang tak sampai kenalar kita, bahwa hal tersebut akan dilakukannya, tapi faktanya mereka melakukan kejahatan seksual,” kata Zainal, Senin (28/12).

Lebih jauh Ia menambahkan, akan memastikan kasus ini berjalan sesuai proses hukum yang berlaku, karena itu pihaknya akan mengawal kasus ini sampai tuntas, sehingga ia berharap kepada warga dan stakeholder anak agar bersama sama mengawal kasus ini.

“Jadi saya pastikan kasus ini kami akan kawal, proses hukum terhadap pelaku harus sesuai dengan aturan yang berlaku, karenanya kami juga harap dukungan masyarakat dan para stakeholder anak bersama smaa mengawal kasus ini, agar pelaku benar benar dihukum sesuai hukum yang berlaku, kami pastikan terus menerus berkomunikasi dengan penyidik,” imbuh Zainal.

Karenanya besok, Selasa (29/12) pihaknya juga akan meminta stafnya, melakukan pendampingan lansung pada keluarga korban dan korban dalam proses pengambilan keterangan di Polres Mamuju Tengah.

“Demi memastikan kasus ini terkawal dengan baik, korban mendapatkan hak hukumnya atas kasus ini, maka besok saya mengirim staf saya, mendampingi korban,” pungkas Zainal.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "DPPKB-PP & PA Akhirnya Buka Suara, Siap Kawal Kasus Pencabulan"