dprd sulawesi barat

DLH Matra dan Pemuda Peduli Lingkungan Rehabilitasi Dampak Abrasi

banner 468x60

Foto bersama komunitas Pemuda Salule Dengan Kadis LH Matra (kedua dari kiri), Ka.BPBD Matra (tengah), Camat Bambalotu Dan Kades Pangiang (kedua dari kanan). (Ft: Arham)

Matra, Katinting.com – Mengusung tema “Rehabilitasi Kawasan Pantai Yang Terdampak Abrasi”, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Matra Jamal mengukuhkan puluhan pemuda peduli lingkungan di Dusun Salule, Desa Pangiang, Kecamatan Bambabalamotu, Minggu, (27/8).

Seusai pengukuhan, komunitas yang berasal dari pemuda Muhammadiyah dan pelajar Salule bersama warga terlihat cukup antusias melakukan bakti sosial penanaman ratusan bibit pohon bintangor sepanjang tebing pantai Salule.

Kegiatan yang didukung oleh dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Utara dan pabrik pengolahan minyak sawit PT. TSL ini, bertujuan membangun kesadaran warga akan arti penting menjaga kelestarian lingkungan sekitar, salah satunya hutan mangrove yang ada di dusun Salule.

Menurut Jamal, pihaknya sangat mendukung dan siap membantu penyediaan bibit mangrove, mangga dan pala untuk dibagikan kepada warga Salule agar ekosistem di dusun tersebut tetap terjaga.

Pada kesempatan itu, Kadis LH Matra juga berharap pengelolaan sampah juga perlu diperhatikan selain pelestarian mangrove. Dan lagi pihaknya bersedia memberikan bantuan berupa gerobak motor untuk pengangkutan sampah.

Senada, kepala BPBD Matra, Ardilla menjelaskan bahwa masa depan umat manusia selalu ada jika selama mampu menjaga lingkungan dengan baik. Sebab, bila lingkungan hancur maka alam menjadi tidak bersahabat.

Selama enam tahun dirinya mengepalai instansi yang khusus menangani pebanggulangan bencana ini, menilai kondisi mangrove di Mamuju Utara rata-rata memprihatinkan. Karena itu ia berharap ada aturan desa tentang mangrove untuk melindungi dari kepunahan. Diharapkan program ini dilakukan secara simultan.

Kepala bidang rehabilitasi BPBD, M. Yunus yang menginisiasi kegiatan ini, menguraikan selain mampu mencegah abrasi pantai akibat hantaman ombak, mangrove juga sangat berbuna bagi keberlangsungan biota laut dan bisa dijadikan obyek wisata seperti daerah lain.

Sebab itu, ia berharap perlu intervensi pemda dan keterlibatan semua pihak. Dan kegiatan ini bukan hanya formalitas belaka tapi dilakukan secara berkelanjutan dan mengusulkan agar Salule dijadikan kawasan binaan.

Kades Pangiang, Fadli Basri juga sangat apresiasi kegiatan kepemudaan terkait kepedulian lingkungan. Pasalnya, kegiatan ini menjadi bagian dari visi-misi desa Pangiang. (Arham Bustaman)

Pencarian Terkait

Ali Baal Masdar