banner 728x90

Disperindag Mamuju Tengah Ungkap Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg

banner 728x90

Kepala Disperindag Mamuju Tengah, Bahri Hamzah. (Ist.)

Mateng, Katinting.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Mamuju Tengah, ungkap penyebab kelangkaan dan melambungnya harga tabung melon atau tabung isi LPG 3 Kilogram.

Saat dihubungi, Kepala Disperindag Mamuju Tengah, Bahri Hamzah, menuturkan kalau ada dua persoalan besar yang menjadi penyebab kelangkaan dan melambungnya harga tabung melon di Mamuju Tengah. Pertama, disinyalir adanya agen dan pangkalan yang memainkan harga, menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kedua, konsumen tabung melon ini, sebagian besar adalah orang yang tidak berhak menggunakannya tabung isi 3 kilogram, nah keduanya inilah memang pemicunya, sebut Bahri.

Untuk itu, pihaknya sedang membuat perencanaan kebijakan guna segera memastikan penyaluran tabung LPG isi 3 kilogram, tetap memenuhi kebutuhan masyarakat yang berhak atas pemanfaatan tabung bagi warga kurang mampu ini.

“Dan itu kami dapatkan dari penelusuran kami, dibeberapa pangkalan kami menemukan itu, makanya kami segera membuatkan mereka surat perjanjian, agar mereka tak lagi melakukan itu, sehingga dengan cara ini, kami berharap kedepan penyaluran tabung LPG isi 3 kilogram normal kembali,” beber Bahri.

Selain itu, langkah yang dilakukan oleh Disperindag, juga melakukan operasi kesejumlah rumah makan, yang memang tidak berhak atas penggunaan tabung melon, dan melalui penyidik PPNS, pihaknya menyampaikan teguran.

“Jadi teguran tersebut, berupa surat larangan bagi pemilik warung atau rumah makan, agar tak menggunakan tabung melon lagi, karena itu bukan hak mereka dan itu adalah pelanggaran,” pungkas Bahri.

(Mahfudz)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Disperindag Mamuju Tengah Ungkap Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg"