banner 728x90

Dihalau Petugas, Warga Ako Tidak Jadi Blokade Jalan Arah Pelabuhan Tanjung Bakau

banner 728x90

Warga Ako Bersama Petugas Kepisian Dan TNI Di Depan Kantor Desa Ako

Pasangkayu, Katinting.com – Dikoordinir Arman Jahidin, warga desa Ako, yang tergabung dalam Persatuan Perjuangan Masyarakat Ako (PERMESTA) berencana memblokade jalan menuju pelabuhan Tanjung Bakau milik Astra Group.

Namun aksi itu tidak sempat terjadi, karena dihalau puluhan petugas dari Polsek Pasangkayu dan juga Kodim 1427 Pasangkayu, Senin, 2 Maret 2020, di Desa Ako, kecamatan Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Menurut Arman Jahidin, hal itu dilakukan, sebab belum ada titik temu terkait persoalan lahan sekira sepuluh blok berada di Afdeling India, PT Pasangkayu yang diklaim oleh warga Ako.

Sebelumnya, Kamis, 27 Februari 2020, warga Ako sempat menduduki dan mematok batas di lahan tersebut, karena diakui jika itu lahan orang tua mereka yang diduga diserobot perusahaan.

Lanjut Arman, ini bukan merupakan akhir dari pergerakan, melainkan sebuah pemanasan (langkah awal). Pihaknya mengancam, bila nanti tidak ada respon dari pihak perusahaan, pihaknya akan membawa massa yang lebih besar.

Ia juga menghimbau warga agar aksi ini harus dijaga agar tetap berjalan dengan santun dan beretika sehingga proses ini nantinya mencapai titik temu yang jelas.

“Kita belajar dari pengalaman pergerakan kelompok lain sebelumnya, sebab melakukan gerakan yang bertentangan dengan aturan, akibatnya mereka terjebak pada proses hukum,” imbau Arman.

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah sepakat tidak mau terima imingan dari pihak perusahaan, hingga ada kesepakatan soal lahan yang diklaim.

Umar, seorang warga Ako, sebelumnya juga pernah menyampaikan hal ini ke media. Ia menyebut, itu bukan asal klaim warga, namun mereka baru menemukan bukti pendukung soal penguasaan lahan saat lampau.

Community Development Area Manager (CDAM) PT Astra Agro Lestari, Tbk Area Celebes 1, Teguh Alimusiaji saat wawancara melalui telpon seluler, menyampaikan jika tuntutan itu masih berbentuk peta sebagian pelepasan, belum seutuhnya.

“Ini belum bisa disimpulkan (klaim), tapi mereka (warga Ako) sudah menyimpulkan. Karena ini merupakan dokumen terbatas, kami belum tahu apakah bisa diserahkan ke warga atau bagaimana,” kata Teguh dengan nada bertanya.

Arham Bustaman

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dihalau Petugas, Warga Ako Tidak Jadi Blokade Jalan Arah Pelabuhan Tanjung Bakau"