banner 728x90

Curhat, Tembok Bandara Tampa Padang dan Rumah Warga

Tulisan warga yang ditempelkan di dinding tembok bandara Tampa Padang. (Ist.)

Mamuju, Katinting.com – Curahan hati (Curhat) warga Tampa Padang yang rumahnya berada disamping terminal, menunggu ganti rugi tak juga terealisasi, padahal jalan menuju rumah sudah tertutup dengan kebaraan tembok terminal, hanya mengandalkan lorong-lorong dan pintu taktis untuk bisa keluar masuk.

Dari catatan seorang warga yang berhasil dihimpun warganet, diterangkan, pagi hari, 12 September 2019, banyak pegawai bandara yang datang membujuk dan meminta agar akses ke rumah saya ditutup sementara karena akan ada kunjungan dan pemeriksaan dari pemerintah pusat di Bandara Udara Tampa Padang.

Ada apa?

Apa yang disembunyikan oleh Pihak Bandara Udara Tampa Padang?

kenapa kami seperti hewan yang dikandang?

kenapa setiap kali pemeriksa pusat akan datang pintu rumah saya diancam ditutup?

Ada apa sebenarnya?

Kepada bapak ibu yang terhormat, ini akses rumah saya, ditutup artinya mengandang saya dan keluarga saya, sudah cukup dan sudah lama sekali kendaraan saya, saya parkir dirumah tetangga dan tidak etis jika saya dan keluarga sayapun harus lewat pintu rumah tetangga.

Jika pintu ini ditutup satu permintaan saya, TUTUP lalu BEBASKAN RUMAH SAYA!

Tulisan warga yang ditempelkan di dinding tembok Bandara Tampa Padang, Mamuju. (Ist.)

 

(JW/Sari)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Curhat, Tembok Bandara Tampa Padang dan Rumah Warga"