CDAM AAL Areal Celebes I Menjawab Soal Perampingan Karyawan

Teguh Alimusiaji, CDAM PT. Astra Agro Lestari Area Celebes I

Pasangkayu, Katinting.com – Community Development Area Manager (CDAM) PT. Astra Agro Lestari (AAL) Area Celebes I, Teguh Alimusiaji mengklarifikasi soal perampingan departemen di beberapa anak perusahaan AAL.

Itu terjadi belum lama ini, dan sudah menjadi konsumsi publik khususnya masyarakat Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Ia mengungkapkan, bahwasanya perusahaan memberikan tawaran kepada karyawan dengan dua opsi, yakni pemindahan di areal lain atau pengunduran diri dengan kompensasi yang sesuai.

Setidaknya ratusan karyawan yang terkena dampak kebijakan ini. Pun demikian, sebagian besar menerima untuk dimutasi.

Sedang lainnya, lebih memilih mengundurkan diri dengan kompensasi sebesar 30 kali lipat gaji pokok. Sehingga, tidak ada merasa dirugikan.

Selain itu, ada tambahan berupa dana pensiuan Astra dan Jamsostek, demi masa depan bagi yang tidak lagi bekerja sebagai karyawan.

“Tentu bukan tanpa sebab. Itu dilakukan berhubung adanya mekanisasi terkait pekerjaan yang tidak membutuhkan tenaga tidak terlalu banyak,” ungkap Teguh, di Pasangkayu, Selasa (10/12).

Menurutnya, pihak perusahaan melakukan perampingan departemen ini juga berdasarkan evaluasi kinerja.

Seorang mantan karyawan anak perusahaan AAL, Alfian yang bekerja di pabrik pengolahan TBS PT Pasangkayu selama 20 tahun hanya pasrah menerima kebijakan.

Ia beralasan, di samping jarak tempat yang dituju cukup jauh, faktor usia juga jadi pertimbangan.

“Secara pribadi saya menerima tawaran yang kedua (kompensasi), karena bisa dijadikan modal usaha untuk masa tua,” nadanya pasrah.

Hermam Yunus, anggota DPRD Pasangkayu mengkritik keras kebijakan AAL yang dianggap diskriminatif terhadap karyawan.

Ia juga mantan karyawan di perusahaan sawit terbesar di Sulawesi ini, kerab menyorot kebijakan perusahaan.

Hal itu dijelaskan beberapa waktu lalu di salah satu cafe di Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Kata dia, seharusnya perusahaan lebih cermat mengambil keputusan.

Sebab, akibat dari keputusan ini menambah masalah baru bagi daerah, yaitu pengangguran.

Meskipun ada pilihan alternatif, tapi itu bukan seolusi terbaik. Sepatutnya, perusahaan menghindari PHK jika memang kondisinya tidak mendesak.

“Jelas ini berdampak besar, karena ini menjadi tanggungjawab pemda bila pengangguran bertambah,” jelas Herman Yunus.

Arham Bustaman

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "CDAM AAL Areal Celebes I Menjawab Soal Perampingan Karyawan"