banner 728x90

Capaian Kinerja Pemprov Sulbar Berjalan Lambat

Tidak ada komentar 194 views

Muhammad Idris saat memimpin upacara di Pemprov Sulbar. (Foto Humas)

Ini perlu menjadi perhatian khusus bagi tiap OPD, serta kedepan, tidak ada lagi perjalanan dinas luar daerah yang hanya menghambat percepatan kinerja Pemprov Sulbar itu sendiri

Mamuju, Katinting.com – Pada kesempatan upacara Senin (10/6), Sekprov Sulbar, Muhammad Idris juga menyinggung capaian kinerja  Pemprov Sulbar dipertengahan tahun 2019 yang dinilai berjalan lambat.

Itu terlihat dari grafik kinerja OPD hanya mencapai 50 persen keberhasilan, dan masih sibuk pada pekerjaan yang semestinya dilakukan di awal tahun.

Ini perlu menjadi perhatian khusus bagi tiap OPD, serta kedepan, tidak ada lagi perjalanan dinas luar daerah yang hanya menghambat percepatan kinerja Pemprov Sulbar itu sendiri, tegas Muhammad Idris.

Sebenarnya pekerjaan kita tidak sulit, tetapi para pekerja kita yang sulit, maka dari itu pimpinan akan memperhatikan dan memberikan penghargaan kepada pegawai yang mau merubah diri dan disiplin, pungkasnya.

Namun itu, ia mengapresiasi atas capaian hasil kerja Pemprov Sulbar yang kembali mendapatkan status Wajar tampa Pengecualian (WTP) dipertegahan bulan ramadan lalu yang perlu dibanggakan. Meskipun menurutnya terdapat banyak catatan yang harus diperhatikan, hal tersebut menunjukkan bentuk kelalaian dan kepatuhan yang masih rendah terutama proyek-proyek besar.

“Kita bersyukur karena kita telah mendapat WTP tetapi banyaknya catatan-catatan yang perlu diperhatikan yang menjadi usaha pintu masuk KPK untuk mengawasi kita,” sebut mantan Deputi Diklat LAN RI tersebut.

Selain capaian WTP, Sekprov Sulbar juga memberikan apresiasi yang besar kepada Provinsi Sulbar atas  Akreditasi C Pelatihan Diklat Prajabatan bagi Pegawai Negeri Sipil, sehingga kewenenangan dalam mengeluarkan sertifikasi dari lembaga-lembaga dapat diwujudkan.

“Walaupun hal tersebut masih berstatus paling standar atau paling bawah, hal tersebut patut disyukuri karena hal tersebut merupakan salah satu persyaratan kelayakan pelatihan,” ucapnya.

(Farid/Ed: Anhar)

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan Balasan