banner 728x90

BNN Sulbar Sasar Pelaku Usaha di Matra

1068 views
banner 728x90

FB_IMG_1460692374086

 

Katinting.com, Pasangkayu – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Barat kembali menggalakan pencegahan peredaran narkoba di Mamuju Utara, melalui kegiatan rapat kerja peningkatan peranan dan partisipasi lingkungan kerja yang menghadirikan para pelaku usaha, baik pengusaha perhotelan, pengusaha perkebunan, dan apoteker, Jumat (15/04).

Hadir pula dalam kesempatan itu, Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Matra Muhammad Saal, dan Kasat Narkoba Polres Matra AKP. Abdul Salam.

Kepala BNN Sulbar Supratman menyampaikan bahwa pencegahan peredaran obat haram tersebut, tidak bisa hanya dilakukan oleh BNN sendiri, namun mesti juga ditunjang oleh semua stekholder termasuk pelaku usaha khususnya dalam lingkungan kerja mereka.

Partisipasi sektor swasta dalam pencegehan narkoba sambung dia, bisa berupa penggunaan dana CSR untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pencegahan maupun rehabiltasi pengguna narkoba

“Berdasarkan data BNN, sebanyak 2.069.700 atau setera dengan 50,5 persen dari jumlah penyalah guna narkoba di Indonesia diantaranya adalah pekerja, baik PNS, TNI, Polri, maupun swasta. Data tersebut cukup menjadi alasan bagi pimpinan instansi pemerintah maupun swasta untuk berpartisipasi menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba,” terangnya.

Ia juga mengatakan, bahwa dalam upaya pemberantasan narkoba perlu ada pengintegrasian program lintas sektor, atau juga disebut pembangunan berwawasan anti narkoba, yang meliputi pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, serta kerjasama lintas instansi baik pemerintah maupun swasta.

Ditambahkan, bahwa tingkat prevalensi penyalahgunaan Narkoba di Indonesia telah mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2014 tercatat 4.022.223 jiwa atau setara dengan 2,18 persen dari total penduduk Indonesia yang berusia 10 sampai dengan 59 tahun, menjadi 4.098.029 jiwa atau setera dengan 2,20 persen pada tahun 2015.

“Untuk Sulbar sendiri angka prevalensi penyalahgunaan narkoba mengalami penurunan dari angka 18.087 jiwa atau setara dengan 2,09 persen pada tahun 2014, menjadi 17.539 atau setara dengan 1,9 persen pada tahun 2015,” klaimnya.

Dikesempatan yang sama Muhammad Saal mengaku sangat mengapresiasi upaya pencegahan narkoba di Matra yang dilakukan oleh BNN Sulbar. Iapun berharap para pelaku usaha yang ada di Matra mendukung upaya BNN Sulbar tersebut.

“Peredaran narkoba di Matra ini sudah cukup massif, dimana bisa dilihat sudah cukup banyak pelaku narkoba yang ditangkap oleh pihak kepolisian. Jadi peranan pencegahan narkoba ini tidak cukup hanya dilingkungan kerja tapi juga lebih spesifik perlu dilakukan dilingkungan keluarga,” imbuh wakil bupati Matra ini. (Joni)

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.