banner 728x90

Banyak Program Tidak Terakomodir, Arwi Sebut Musrembang Terkesan Hanya Melepas Tanggung Jawab

banner 728x90
Banyak Program Tidak Terakomodir, Arwi Sebut Musrembang Terkesan Hanya Melepas Tanggung Jawab

Musrembang Kecamatan Pedongga

Katinting.com, Pasangkayu – Ketua Fraksi Partai Gerindra, Arwi menyampaikan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) yang dilaksanakan tiap tahunnya diharapkan bukan hanya sekedar acara ceremonial belaka, tapi mesti betul-betul direalisasikan dalam perumusan program kerja ditiap SKPD nantinya.

Hal itu disampaikan saat acara Musrembang tingkat Kecataman Pedongga, Rabu lalu (24/02), menurutnya selama ini ia melihat pelaksanaan Musrembang hanya terkesan seperti acara untuk melepas tanggung jawab, sebab segala usulan pembangunan yang diusulkan masyarakat saat Musrembang toh jarang terakomodir dalam pelaksanaan program pembangunan pemerintah.

“Pengalaman saya saat jadi kepala desa, jarang sekali program yang diusulkan muncul pada pelaksanaan pembangunan kabupaten, tapi Insya Allah saat ini sebagai anggota DPRD saya siap mengawal program-program yang diusulkan oleh pemerintah, karena itulah yang menjadi salah satu tugas saya di DPRD,” ujarnya.

Wakil Bupati Matra Muhammad Saal yang juga hadir dalam kesempatan tersebut turut mengamini. Ia tidak mempungkiri bahwa banyak usulan di Musrembang yang akhirnya mentah saat penggodokan program kerja ditingkat kabupaten.

Olehnya kata dia, agar hal serupa tidak terulang, keselarasan antara eksekutif dan legislatif mesti dibangun dengan baik, sebab di kedua lembaga itulah pintu terakhir perumusan program pembangunan kabupaten.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan program pembangunan pemerintah kabupaten dilakukan berdasarkan program prioritas, olehnya masyarakat mesti memahami kenapa kemudian tidak semua usulan di Musrembang bisa diakomodir untuk dilaksanakan.

“Sudah dua hari saya ikut Musrembang kecamatan ini, kebanyakan usulan hanya bertumpu pada satu dinas yaitu dinas PU, saya harap jangan seperti itu lagi, pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, pertanian dan sektor lainnya juga perlu didorong, agar pembangunan bisa dilakukan secara menyeluruh,” imbuhnya. (Joni/Anhar Toribaras)

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.