banner 728x90

ASN Rawan Tak Netral, Bawaslu Pasangkayu Masifkan Pengawasan

banner 728x90

Anggota Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Nurliana. (Dok. Anhar)

Pasangkayu, Katinting.com Bawaslu Kabupaten Pasangkayu secara masif tingkatkan pengawasan netralitas ASN pada tahapan pencalonan Pemilihan Tahun 2020.

Anggota Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Nurliana S.Pd.I menjelaskan, netralitas ASN termasuk salah satu kerawanan pelanggaran Pemilihan Tahun 2020 di Kabupaten Pasangkayu.

“Bawaslu beserta jajaran kami akan melakukan pengawasan secara intensif terhadap netralitas ASN, walaupun sampai hari ini belum ada penetapan Bakal Calon Kepala Daerah oleh KPU Kabupaten Pasangkayu. Namun sudah banyak indikasi terjadinya penyalah gunaan wewenang dan indikasi pelanggaran ASN lainnya,” ujar Nurliana selaku Kordiv. Pencegahan. Senin (13/1)

Ia menjelaskan, dalam pasal 9 ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara disebutkan Pegawai ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan Partai Politik. Lebih lanjut diatur dalam PP Nomor 42 Tahun 2004 Tentang Pembinaan Korps dan Kode Etik PNS, Pasal 11 huruf ‘c’ yaitu Etika pada diri sendiri meliputi menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan.

Pelanggaran netralitas ASN ini, dapat dikenakan sanksi pada pasal 15 ayat 1 dan ayat 3 pada PP Nomor 42 tahun 2004, yaitu berupa sanksi moral hingga pemberhentian secara tidak hormat oleh KASN.

“Bawaslu saat ini, sedang menindaklanjuti dua temuan dugaan pelanggaran ASN,” jelas Nurliana.

(Anhar)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "ASN Rawan Tak Netral, Bawaslu Pasangkayu Masifkan Pengawasan"