banner 728x90

Aras : Saya ini Pulang Kampung

Tidak ada komentar 2340 views
banner 728x90

H. Aras Tammauni. (Gambar Istimewa)

Wawancara Khusus bersama Calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat, HM Aras Tammauni.

Salah seorang tokoh politik di Sulawesi Barat, yang saat ini juga menjadi perhatian publik, adalah Aras Tammauni yang kini menjabat sebagai Bupati Mamuju Tengah, untuk priode 2016-2021, sebab setelah publik dikejutkan keputusannya, mundur dari Partai Demokrat beberapa waktu lalu, tiba-tiba memilih berlabuh di Partai Golkar, dan menjadi salah seorang yang digadang-gadang bakal menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat. Lalu, seperti apa langkah dan strateginya menghadapi Musda DPD I Partai Golkar, Katinting.com, mendapatkan kesempatan mengulik sedikit lewat wawancara khusus.

Berikut petikan, wawancara khusus jurnalis kami di Mamuju Tengah, Mahfudz dengan Aras Tammauni, berlansung di ruang kerjanya, pada Kamis, (02/07) dalam suasana penuh keakraban ;

+. Henkang dari Partai Demokrat beberapa waktu lalu, apa yang mendasari keputusan bapak, memilih berlabuh di Partai Golkar, mungkin bisa diceritakan? 

  • Bagi saya, berlabuh di partai Golkar seperti pulang kampung, sebab jauh sebelum saya, menyatakan diri sebagai kader partai Demokrat beberapa tahun lalu, sebelumnya, saya sudah ada di partai Golkar, sehingga, kalau anda tanya saya, kenapa saya memilih Golkar, maka jawaban saya yang pertama, adalah saya pulang kampung. Nah alasan yang lain, adalah, sebab saya menganggap masa depan partai bernuangsa kuning ini, akan tetap berkibar, kader-kader partai Golkar, tidak akan pernah habis, hilang satu, tumbuh seribu, dan bicara soal Parpol yang matang dalam dunia politik, maka tentu, Golkar masih terdepan, karenanya, alasan alasan inilah kemudian, mengapa saya, memilih berlabuh di Golkar, sebagai kendaraan politik saya kedepan.

+. Menarik, sebab begitu memilih berlabuh di Partai Golkar, tiba tiba memutuskan untuk maju menjadi salah seorang kandidat calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar, apa Visi dan Misi, untuk mengambil sikap menjadi salah seorang kandidat calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar?

  •  Visi saya adalah, maju bersama, memperkuat posisi partai, untuk daerah dan bangsa, tentu misi saya adalah, membangkitkan kembali kebesaran Partai Golkar di Sulawesi Barat, setara dengan keberadaan Partai Golkar di daerah lain, bahkan bisa lebih besar, dan saya percaya, saat saya memimpin Partai Golkar nanti, partai ini akan tumbuh dan besar, serta jaya kembali di Sulawesi Barat.

+. Santer terdengar diluar, dari beberapa kandidat calon, yang juga akan berupaya merebut posisi Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar, akan diganjar dengan dihadapkan aturan AD/ART Partai Golkar, bahwa salah satu syarat mencalonkan diri sebagai Ketua DPD I Partai Golkar, minimal mengantongi beberapa tingkatan syarat kekaderan partai, bagaimana bapak menjawab ini?

  • Saya juga mendapatkan pertanyaan yang sama, dari beberapa kerabat dan relasi saya, atas persoalan ini, tapi tentu, saya juga sebelum mengambil sikap, untuk memastikan maju sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar, saya sudah mendapatkan banyak petunjuk dan kemudahan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, saat kami bertemu beberapa waktu lalu, dan DPP telah memberikan saya surat diskresi (baca pass jalan) untuk mengikuti Musda DPD I Partai Golkar, sebab itu, saya optimis dan yakin maju di Musda Golkar.

+. Salah satu unsur penting dalam Musda DPD I, adalah keberhasilan kita, melakukan lobi, kepada semua pengurus DPD II Partai Golkar se-Sulawesi Barat, sejauh ini, bagaimana komunikasi bapak dengan pengurus DPD II Partai Golkar di enam kabupaten di Sulbar, siapa yang dipastikan sudah menyatakan dukungan ?

  • Beberapa waktu lalu, saat baru pada tataran wacana, jika saya ingin maju menjadi salah seorang kandidat calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar, sudah ada beberapa pengurus DPD II dari enam kabupaten, menemui saya, memberikan dorongan, agar saya maju sebagai salah seorang kandidat calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar. Sudah tentu, saat saya memastikan ingin maju, konsilidasi dengan pengurus DPD II Partai Golkar se-Sulbar, lebih intens saya lakukan, dan saya bisa menyampaikan, kalau enam pengurus DPD II Partai Golkar se-Sulbar, memang solid mendukung saya. Dan Insya Allah kita menang.

+. Jika dalam Musda DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat, bapak akhirnya dinyatakan sebagai pemenang, baik melalui voting maupun melalui musyawarah mufakat, apa yang pertama kali, akan bapak lakukan, sebagai wujud tanggung jawab bapak menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar ?

  • Pertama, tentu yang saya lakukan, adalah membenahi struktur partai, kedua, menyusun program kerja, ketiga, paling penting adalah membangun konsilidasi lintas pengurus, sebab pada saat yang sama, partai ini, dihadapkan Pilkada dari tiga kabupaten di Sulbar, sudah tentu ini, akan menjadi beban pertama yang akan menguras tenaga dan pikiran para kader, guna memastikan, memenangkan setiap calon usungan partai ini.

+. Seberapa besar keyakinan bapak kedepan, bahwa bisa membesarkan partai ini, yang memang sudah pernah memiliki jejak kebesaran di Sulawesi Barat, namun dalam beberapa tahun terakhir, mengalami kemorosotan persentase perolehan suara di Pemilihan Legislatif, baik di DPRD Kabupaten maupun di DPRD Propinsi ?

  • Saya kira, setiap pemimpin, memiliki strategi yang mampu dipertanggungjawabkan dan dilaksanakan dengan baik, untuk membesarkan apa yang dipimpinnya. Saya ini, sudah memiliki pengalaman membesarkan partai, pengalaman itu, kemudian, menjadi suplemen saya saat ini, kalau saya, mendapatkan amanah, memimpin Partai Golkar DPD I Sulbar, maka, saya akan percaya dan yakin, seyakin yakinnya, akan mampu membesarkan partai ini kembali.

+. Pasca Musda DPD I Partai Golkar Sulbar nanti, Partai dihadapkan pada kesibukan menghadapi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati, di tiga kabupaten di Sulbar, yakni Majene, Mamuju dan Pasangkayu, mungkin sudah ada pernyataan soal ini ?

  • DPD I Partai Golkar Sulbar, memiliki induk yang berada satu tingkat diatasanya, disebut DPP Partai Golkar, nah dalam rangka menghadapi Pilkada serentak di tiga kabupaten di Sulbar nanti, maka DPD I Partai Golkar Sulbar, akan tetap mengikuti, apa yang menjadi arahan dari DPP, jadi siapapun, calon yang di dukung oleh DPP pada Pilkada serentak di tiga kabupaten di Sulbar nanti, yang akan dihelat bulan Desember 2020, menjadi wajib kemudian DPD I Partai Golkar, memenangkan setiap pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung oleh Partai Golkar melalui rekomendasi yang dikeluarkan DPP Partai Golkar.

+. Setelah Pilkada Bupati dan Wakil Bupati secara serentak di tiga kabupaten di Sulbar nantinya, Partai dihadapkan pada kesibukan konsilidasi pemilihan legislatif dan Pilkada Gubernur & Wakil Gubernur Sulawesi Barat 2024, Nah apakah untuk Pilkada Gubernur nanti, Bapak ada minat atau keinginan untuk maju ? 

  • Ini adalah pertanyaan dan sekaligus pernyataan yang dalam setahun terakhir, saya juga banyak dapatkan dan tangkap dari pembicaraan publik, bahkan satu dua orang tokoh penting di Sulbar, tapi saya tak perlu menyebutkan siapa namanya, menanyakan lansung kepada saya. Karenanya, saya memahami betul, seperti apa kencangnya pertanyaan dan pernyataan ini diluar sana. Nah, karena ini anda tanyakan lansung pada saya, maka saya hanya mau menyampaikan, bahwa, jika saya nantinya terpilih memimpin Partai Golkar Sulbar, otomatis saya ini, akan menjadi petugas partai, maka apa yang menjadi perintah partai, itu yang mesti saya laksanakan sebagai sebuah kewajiban institusi dari partai saya nantinya, namun, tentu jika kemudian kepercayaan partai diberikan kepada saya, maka kenapa tidak saya laksanakan, dengan penuh tanggunjawab dan optimis, bahwa kita akan menang. Sehingga kesimpulannya, kita lihat semua perkembangan yang akan kita lalui kedepan ini, pasca Musda DPD I Partai Golkar Sulbar, yang pasti saya hanya ingin menyampaikan sekali lagi, saya siap kalau itu perintah partai. (*)
Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Aras : Saya ini Pulang Kampung"