banner 900x90

Apel Pasukan Pengamanan, Kapolda Sulbar Sampaikan 4 Potensi Kerawanan

202 views
banner 900x90

Kapolda Sulbar saat menyematkan pita tanda dimulainya operasi ketupat siamasei 2018. (Humas Polda Sulbar)

Mamuju, Katinting.com – Polda Sulawesi Barat bersama sejumlah satuan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Siamasei 2018, sebagai bentuk kesiapan dalam mengamankan kegiatan masyarakat jelang hari raya Idul Fitri 1439 H.

Kesiapan tersebut bersinergi dengan sejumlah instasi yang mengusung tema, “Melalui apel gelar pasukan operasi ketupat siamasei 2018 kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan idul fitri 1439 H”.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si., dihadiri juga Wakil Gubernur, Kabinda, Kepala BNNP Sulbar, Kasrem 142 Tatag, para pejabat utama Polda Sulbar, Bupati Mamuju, Dandim, Kapolres Mamuju, Kepala Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Dinkes, Satpol PP dan tamu undangan lainnya.

Apel yang dilaksanakan, Rabu (6/6), dibelakang Kantor Kodim Mamuju ini ditandai dengan penyematan tanda pita operasi kepada perwakilan Polri, TNI dan Dinas Perhubungan sekaligus pemeriksaan kesiapan pasukan.

Dalam amanatnya, Kapolda Sulbar mengatakan kegiatan ini adalah salah satu rangkaian operasi kepolisian terpusat yaitu operasi ketupat tahun 2018 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Polda jajaran selama 18 hari mulai tanggal 7 – 24 Juni 2018.

Operasi ini melibatkan ratusan ribu personel pengamanan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda, serta stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya.

Rencana operasi disusun melalui serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ramadniya pada tahun 2017 sebelumnya disertai analisa potensi gangguan Kamtibmas di tahun 2018.

Dalam amanatnya, Kapolda juga menyebutkan ada empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama demi keamanan dan kelancaran perayaan idul fitri 1439 H yaitu, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik, bencana alam dan gangguan Kamtibmas lainnya, dan ancaman tindak pidana terorisme.

Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama dan langkah proaktif dari seluruh stakeholders terkait guna mengatasi hal yang dimaksud.

Disamping itu, melalui kegiatan ini saya mengucapkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, mohon maaf lahir bathin, ucap Kapolda Sulbar.

Selanjutnya kegiatan apel gelar pasukan dilanjutkan dengan konvoi keliling kota Mamuju sebagai bentuk sinergitas dan kekompakan seluruh stakeholder dalam mengamankan dan menyukseskan perayaan hari raya idul fitri 1439 H.

Sementara itu, melalui Kabid Humas AKBP Hj. Mashura, SH mengatakan jumlah pasukan yang dilibatkan sebanyak 1.618 dengan rincian, dari instansi terkait 951 personil dan personil Polda Sulbar 667, serta sisa pasukan lainnya diambil dari Polres jajaran yang ada.

Kapolda Sulbar bersama Wagub Sulbar saat mengecek pasukan pengamanan operasi ketupat siamasei 2018. (Humas Polda Sulbar)

(Humas Polda Sulbar)

banner 900x90
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.