banner 900x90

Antisipasi PHPU Divisi Hukum KPU se-Sulbar Bimtek di MK  

151 views
banner 900x90

Foto bersama Wakil ketua MK, Prof. Dr. Aswanto (ketiga dari kanan) dan Ahmad Amran Nur (ketiga dari kiri). (Ist)

Bogor, Katinting.com – 146 Komisioner KPU mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Hukum Perselisihan Hasil Pemiliha Umum (PHPU) tahun 2019 angkatan Ke-3 yang dibuka langsung Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Dr. Aswanto di Pusdiklat Pancasila dan Konstitusi, Cisarua, Bogor Jawa Barat.

Bimtek angkatan ke-3 ini diikuti antara lain, Komisioner KPU se-Provinsi Sumatra Utara, KPU se-Provinsi Jambi, KPU se-Provinsi Riau, KPU se-Provinsi DKI Jakarta, KPU se-Provinsi Jawa Barat, KPU se-Provinsi Kalimantan Selatan, KPU se-Provinsi Sulawesi Utara, KPU se-Provinsi Maluku Utara, dan KPU se-Provinsi Sulawesi Barat.

Kepada Katinting.com, Komisioner KPU Mamuju, Devisi Hukum, SDM dan Parmas, Ahmad Amran Nur yang juga ikut Bimtek tersebut menyampaikan, Bimtek bertujuan untuk membekali peserta dari divisi hukum KPU dalam mengantisipasi adanya gugatan PHPU di Mahkamah Konstitusi yang diberikan kewenangan oleh UUD untuk memutus perkara perselisihan hasil Pemilu.

Wakil Ketua MK, Prof Dr. Aswanto dalam materi keynote speaker serta sambutan pembukaannya mengatakan, bahwa ada empat kewenangan MK yang diberikan Konstitusi berdasarkan pasal 24c. Yakni, pengujian undang-undang terhadap UUD, sengketa kewenangan antar lembaga, memutus perselisihan hasil Pemilu, serta pembubaran Partai Politik.

“KPU adalah bagian yang sangat strategis dalam mewujutkan pemerintahan yang sangat demokratis.  Personil KPU yang melaksanakan tugas secara profesional perlu diberi penghargaan sebagai, “Pahlawan Demokrasi,” ujar wakil ketua MK.

Dia berharap, tugas KPU berat, sering berkelakar bahwa komisioner KPU paling kurang harus mempunyai dua jantung. Karena sering mendapat protes dari banyak pihak tidak peduli benar salah.

Foto Wakil ketua MK, Prof. Dr. Aswanto dan Ahmad Amran Nur. (Ist)

(Rls/Anhar)

banner 900x90
Berita Sulbar
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.