dprd sulawesi barat

Anggaran Rp 48,23 Miliar Bendungan Tommo Tak Maksimal

249 views
banner 468x60

Foto pintu air bendungan Tommo. (Hms Ombudsman Sulbar)

Mamuju, Katinting.com – Pembangunan Bendungan Tommo yang menelan anggaran Rp. 48,23 miliar tahun 2015, melalui Kementerian PUPR belum bisa maksimal dimanfaatkan oleh masyarakat.

Bendungan yang terletak di Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat tersebut pun mengundang pertanyaan Ombudsman RI Sulawesi Barat, sebagai Lembaga Pengawas Pelayanan Publik.

Secara kelembagaan Ombudsman RI Sulbar menilai bendungan Tommo dalam memberikan layanan kepada masyarakat nilainya masih nihil. Sehingga patut menjadi pertanyaan anggaran pembangunan yang cukup besar.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar, Lukman Umar mengatakan, Bendungan Tommo dibangun untuk menjadi sumber pengairan lahan pertanian padi di Kabupaten Mamuju agar produksi petani meningkat. Dengan dibangunnya bendungan Tommo maka sistem pengairan lahan pertanian padi masyarakat pada sejumlah Kecamatan diantaranya Kecamatan Tommo, Sampaga, Papalang, dan Kecamatan Pangale, akan lebih maksimal.

“Tujuan dan harapan dari pembangunan Bendungan ini, agar lahan pertanian padi yang selama ini tidak memiliki sarana irigasi teknis dan kesulitan sumber air, dapat memiliki sarana irigasi yang baik sehingga dapat memacu produktivitas pertanian padi di Daerah ini, tapi faktanya hari ini justru bertolak belakang jika kita melihat kondisi bendungan itu,” ungkap Lukman.

Lanjut Lukman, tim Ombudsman RI Sulbar sudah melakukan monitoring untuk melihat langsung kondisi dilapangan, hasilnya kami menemukan kondisi yang cukup menyedihkan melihat sarana dan prasarana bendungan Tommo yang terkesan tidak siap dan asal-asalan.

Catatan Ombudsman RI Sulbar, meminta Satker PJPA WSKKPL SB (Wilayah sungai  Kalukku – Karama WS Palu – Lariang Sulawesi Barat) segera tersedia UPTD khusus pengelola bendungan Tommo agar pemeliharaan bisa lebih maksimal, termasuk tersedianya penanggung jawab sistem buka tutup pintu bendungan untuk mencegah banjir di pemukiman warga dan di areal persawahan, mendorong bendungan Tommo segera difungsikan sebagaimana tujuan pembangunannya agar sistem irigasi dapat dimanfaatkan.

(Humas Ombudsman Sulbar)

Pencarian Terkait

Ali Baal Masdar